Pasokan Energi Terancam, Harga Minyak Naik Drastis di Tengah Konflik Israel-Iran

minyak
ilustrasi tambang minyak (istock)
TIMETODAY.ID — Dalam pekan terakhir, harga minyak dunia mengalami lonjakan tajam yang terus berlanjut hingga penutupan perdagangan pada Senin, 16 Juni 2025. Ketegangan geopolitik yang memanas antara Israel dan Iran menjadi penyebab utama melonjaknya harga minyak, menimbulkan kekhawatiran mendalam terkait pasokan energi global.
Berdasarkan data Refinitiv, harga minyak Brent kontrak Agustus ditutup pada level US$74,94 per barel, naik 0,96% dari akhir pekan sebelumnya. Sementara itu, minyak WTI kontrak Juli menguat 1,12% ke posisi US$73,80 per barel.
Lonjakan ini dipicu oleh serangan Israel terhadap infrastruktur energi Iran di akhir pekan lalu. Dua fasilitas pengolahan gas di ladang South Pars, yang merupakan salah satu ladang gas alam terbesar di dunia, diserang menggunakan drone hingga menyebabkan penutupan platform produksi. Sebagai balasan, Iran meluncurkan rudal ke kilang minyak Israel di Haifa, memperkeruh situasi dengan pernyataan-pernyataan provokatif dari kedua belah pihak.
Kekhawatiran terbesar kini tertuju pada Selat Hormuz, jalur pengiriman minyak vital yang mengalirkan hampir 20% minyak dunia. Iran dilaporkan tengah mempertimbangkan opsi penutupan selat tersebut, sebuah langkah yang diperkirakan akan mendorong harga minyak ke level ekstrem.
Reli harga minyak ini sebenarnya sudah dimulai sejak Jumat, 13 Juni 2025, ketika harga Brent dan WTI melonjak lebih dari 7% akibat serangan Israel ke fasilitas nuklir dan militer Iran. Lonjakan tersebut merupakan kenaikan mingguan tertinggi sejak pertengahan 2023.
Para analis memperkirakan tren kenaikan harga minyak akan terus berlanjut selama konflik belum mereda. Namun, volatilitas yang tinggi tetap menjadi risiko utama. Pasar opsi pun menunjukkan kecenderungan bullish dengan volume perdagangan yang meningkat signifikan, mencerminkan posisi spekulatif atas risiko gangguan pasokan energi global.
Situasi ini bukan sekadar angka di pasar, melainkan gambaran nyata bagaimana konflik geopolitik dapat mengguncang ekonomi dunia dan kehidupan sehari-hari melalui harga energi yang terus meroket.
Ketegangan di Timur Tengah ini mengingatkan kita akan pentingnya stabilitas politik dan keamanan dalam menjaga kelangsungan pasokan energi yang menjadi urat nadi perekonomian global.***

https://www.datawrapper.de/_/p6PqI

Baca Juga :  AS Ungkap Iran Kerahkan Kapal Kecil Pasang Ranjau di Selat Hormuz

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel