TIMETODAY.ID — Di balik proses pencernaan makanan yang kita nikmati setiap hari, lambung bekerja tanpa henti, mengolah dan memecah zat-zat yang masuk ke tubuh. Salah satu “senjata” utama organ ini adalah asam lambung, yang mengandung asam klorida (HCl). Cairan ini membantu menghancurkan makanan dan membunuh bakteri yang mungkin ikut masuk bersama santapan kita.
Namun, asam lambung tak selalu bersahabat. Ada kalanya cairan ini justru “berulah”, naik ke kerongkongan, memicu kondisi yang disebut refluks asam. Bila terjadi berulang kali hingga menimbulkan gejala mengganggu, kondisi ini dikenal sebagai GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). Meski umumnya tidak mengancam nyawa, GERD yang tak ditangani bisa berkembang menjadi masalah kesehatan serius.
Lalu, seperti apa ciri-ciri asam lambung naik yang patut diwaspadai?
Gejala yang Tak Boleh Diabaikan
Salah satu tanda paling umum adalah heartburn, sensasi terbakar di dada yang sering muncul setelah makan, berbaring, atau membungkuk. Rasa panas ini bisa menjalar dari perut hingga leher atau punggung, disertai sensasi seperti ditusuk-tusuk jarum.
Gejala lain yang sering dirasakan adalah mual hingga munculnya keinginan untuk muntah. Tak jarang penderita memuntahkan cairan bening atau kuning yang terasa pahit. Kondisi ini terjadi akibat nyeri hebat pada lambung dan ulu hati.
Naiknya asam lambung juga dapat menyebabkan sakit tenggorokan. Dalam kasus GERD yang sering kambuh, dinding tenggorokan bisa tampak merah akibat iritasi. Gejala tambahannya meliputi suara serak dan rasa seperti ada benjolan di tenggorokan.
Tak hanya itu, penderita mungkin mengalami perut kembung, akibat gas berlebih dari makanan yang tak tercerna optimal. Gas ini pun sering keluar dalam bentuk sendawa. Pada beberapa kasus, sendawa ini berkaitan dengan peradangan lapisan lambung karena infeksi bakteri H. pylori.
Gejala lainnya yang juga mengganggu adalah napas bau dan rasa asam di mulut, keduanya terjadi akibat naiknya isi lambung ke kerongkongan hingga mulut.
Langkah Sederhana untuk Mencegah Asam Lambung Naik
Kabar baiknya, ada banyak cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah naiknya asam lambung:
-
Pertahankan berat badan ideal
-
Makan dengan porsi kecil tapi sering
-
Hindari makan mendekati waktu tidur (beri jarak 2-3 jam)
-
Duduk tegak saat makan dan jangan langsung berbaring setelahnya
-
Batasi konsumsi cokelat, makanan berlemak, asam, pedas, serta minuman berkarbonasi
-
Hentikan kebiasaan merokok
-
Tidur dengan kepala lebih tinggi dari badan
-
Atur pola makan dan biasakan olahraga
-
Perbanyak konsumsi buah yang ramah lambung seperti pepaya, apel, pisang, melon, dan air kelapa
Menjaga pola hidup sehat tak hanya membantu mengendalikan asam lambung, tetapi juga memberikan perlindungan bagi organ-organ tubuh lainnya. Ingat, langkah kecil yang dilakukan hari ini bisa mencegah masalah besar di masa depan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































