TIMETODAY.ID, BOGOR – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor memeriahkan Kabogorfest 2025 dengan berbagai kegiatan, termasuk program unggulan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar sejak 11 hingga 26 Juni.
Plt Sekretaris DKP Kabupaten Bogor, Sinta Yulianti, menyebut GPM menjadi salah satu kegiatan paling diminati masyarakat karena menyediakan sembako dengan harga lebih murah dari pasar melalui skema subsidi.
“Kenapa jadi primadona? Jadi ya contohnya di pasar harga Rp10 ribu, tapi di kami bisa menjual hanya Rp5 ribu. Itu, ibu-ibu, bapak-bapak juga banyak ya, murah Rp5 ribu aja kan dikejar, apalagi kalau mereka beli banyak. Itu yang sedang kami upayakan,” ujar Sinta, Kamis (12/6/2025).
Menurutnya, GPM bertujuan membantu masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah, dalam mengatasi kerawanan pangan.
Selain GPM, DKP juga menggelar berbagai kegiatan edukatif dan promosi pangan lokal, seperti BA2SA Go To School yang menyasar siswa sekolah dasar untuk mengenal makanan bergizi, seimbang, dan aman.
“Selain itu ada demo olahan pangan lokal, kegiatan sosialisasi penggunaan alat pertanian khususnya mesin penggilingan padi, kegiatan Gempar Beriman, dan kegiatan lain yang berkaitan dengan dinas ketahanan pangan,” jelas Sinta.
Selama festival, DKP juga menyediakan beragam makanan khas Bogor, seperti doclang, tauge goreng, soto kuning, bakso, es doger, dan es dawet. Pengunjung juga mendapat kupon makanan gratis dan dapat mengikuti program BAGAS (Bagi Sayur dan Buah Gratis) yang digelar lima kali sepanjang acara.
“Jadi selama lima kali di tanggal 11, 15, 17, dan 26 Juni, selang beberapa hari, kalau yang berbagi sayuran dan buah gratis,” tutur Sinta.
Kabogorfest 2025 merupakan ajang tahunan yang digelar Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai bagian dari promosi daerah dan pelayanan kepada masyarakat.
Editor : B. Supriyadi





































