PT Summarecon Diduga ‘Naksir’ Tanah Warga Nagrak, Tapi Lupa Bilang-Bilang!

PT Summarecon
Forum Mahasiswa Bogor mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor untuk turun tangan dalam persoalan sengketa lahan yang terjadi di Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Foto : Ist.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Forum Mahasiswa Bogor mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor untuk turun tangan dalam persoalan sengketa lahan yang terjadi di Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sengketa ini melibatkan belasan warga yang mengaku menjadi korban penyerobotan lahan yang diduga dilakukan oleh PT Summarecon.

Ketua rForum Mahasiswa Bogor, Muhammad Alfadly Ridwan, mengungkapkan bahwa sekitar 15 warga mengeluhkan tanah mereka tiba-tiba dipatok dan diambil alih, meskipun mereka tidak pernah menjual lahan tersebut kepada pihak manapun.

“Ada sekitar 15 orang warga yang tanahnya tiba-tiba dipatok dan diambil oleh Summarecon. Padahal masyarakat tidak pernah menjual lahan ke pihak tersebut,” ujar Alfadly, Selasa (3/6/2025).

Menurut Alfadly, Forum Mahasiswa Bogor telah mengirimkan sejumlah pengurus ke Desa Nagrak untuk melakukan investigasi. Hasilnya menunjukkan bahwa sejumlah bidang tanah milik warga memang telah dipasang patok oleh pihak pengembang.

“Kami sudah mengirimkan beberapa pengurus untuk datang ke tempat tersebut untuk melakukan investigasi. Hasilnya benar bahwa tanah milik warga tiba-tiba dipatok oleh pihak Summarecon, padahal masyarakat tidak menjual tanah tersebut,” jelasnya.

Atas temuan tersebut, pihaknya mendesak pemerintah di semua tingkatan, mulai dari desa, kecamatan, hingga kabupaten, untuk tidak mengabaikan permasalahan ini.

“Kami mendesak pemerintah desa, kecamatan, dan Kabupaten Bogor untuk turun tangan dalam persoalan tersebut, bukan malah menutup mata. Forum Mahasiswa Bogor sepakat, apabila pemerintah berdiam diri, kami akan menggelar aksi besar-besaran di Kabupaten Bogor,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Summarecon maupun Pemerintah Kabupaten Bogor belum memberikan tanggapan resmi terkait persoalan tersebut.

Editor: B. Supriyadi 

Baca Juga :  Demi Keselamatan, KAI Pasang Palang di Pelintasan Sebidang MA Salmun

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel