TIMETODAY.ID — Pasar otomotif Indonesia tengah menghadapi tekanan berat, dan salah satu indikatornya adalah tutupnya sejumlah dealer resmi Honda di berbagai kota besar. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh PT Honda Prospect Motor (HPM), selaku agen pemegang merek Honda di Indonesia.
Penutupan permanen tersebut terjadi dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Meski tak disebutkan secara rinci jumlah pasti dealer yang gulung tikar, langkah ini mengundang perhatian karena terjadi di tengah performa pasar otomotif yang belum pulih sepenuhnya.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat bahwa distribusi mobil Honda dari pabrik ke dealer (wholesales) pada tahun 2024 anjlok 31,8 persen—dari 138.967 unit menjadi hanya 94.742 unit.
Penurunan serupa juga tampak dari sisi penjualan ritel (dealer ke konsumen), yang merosot 19,5 persen, dari 128.010 unit pada 2023 menjadi 103.023 unit di 2024.
Memasuki awal tahun 2025, tren negatif ini belum menunjukkan tanda membaik. Hingga April 2025, total wholesales tercatat sebanyak 25.336 unit, menurun 22,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Penjualan ritel juga turun 19,4 persen menjadi 29.215 unit dari sebelumnya 36.251 unit.
Saat dimintai keterangan soal kaitan antara penutupan dealer dan lesunya pasar, pihak Honda memilih irit bicara. Namun Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM, menjelaskan bahwa penutupan dealer merupakan bagian dari strategi bisnis mitra mereka.
“Tentunya banyak pertimbangan dan kami menghormati keputusan tersebut sebagai bagian dari strategi bisnis dealer,” ujar Billy dalam pernyataan tertulis kepada media pekan lalu.
Billy enggan mengungkap berapa jumlah dealer yang terkena dampak atau sebaran jaringan yang tersisa. Namun ia memastikan bahwa dealer-dealer yang ditutup berada di kota besar, sehingga konsumen tetap dapat mengakses layanan melalui jaringan Honda lain di area yang sama.
“Karena berhubungan dengan strategi bisnis, kami tidak dapat menginformasikan rincian jumlah jaringan dealer kami saat ini,” tutupnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel








































