Viral Penjarahan Mie Instan di Lokasi Kecelakaan Truk Banyuasin, Polisi Angkat Bicara

Banyuasin
Viral Penjarahan Mie Instan di Lokasi Kecelakaan Truk Banyuasin, Polisi Angkat Bicara (dok: istimewa)

TIMETODAY.ID — Sebuah video yang memperlihatkan aksi penjarahan oleh warga di Banyuasin menjadi viral di media sosial. Dalam rekaman itu, tertulis narasi bahwa warga mengambil mie instan dari sebuah truk yang mengalami kecelakaan tunggal di Kecamatan Betung, Banyuasin.

Dalam video, terlihat sebuah truk yang diduga mengalami kecelakaan. Truk tersebut membawa muatan mie instan. Alih-alih memberikan bantuan, warga justru mengambil sejumlah kardus mie instan dari truk dan memindahkannya ke kendaraan roda dua mereka.

Kasatlantas Polres Banyuasin AKP Suwandi membenarkan kejadian ini. Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat lalu di Jalintim Palembang-Betung, tepatnya di Desa Suka Mulya, Kecamatan Betung.

Advertisement
Baca Juga :  KPU Kabupaten Bogor Umumkan Jadwal Sidang Penetapan Hasil Pemilu Februari 2025

“Kejadiannya kemarin (Jumat) dan truk sudah diamankan di Pos Laka Betung. Saat ini kami menunggu sopir atau pemilik truk untuk membuat laporan,” ujar Suwandi, mengutip dari detikSumbagsel Minggu (18/5/2025).

Aksi penjarahan sempat berhenti ketika petugas kepolisian datang ke lokasi, namun warga yang mengambil barang tersebut kabur membawa hasil jarahan mereka.

“Mobil truk pengangkut mie instan tersebut mengalami kecelakaan tunggal. Sopirnya kabur, tidak ada sopir. Jadi warga melakukan penjarahan terhadap isi truk,” jelas Suwandi.

Polisi sudah berusaha memberikan imbauan kepada warga yang melakukan penjarahan untuk mengembalikan barang-barang tersebut, namun sayangnya tidak diindahkan.

Baca Juga :  Seperti Robot Raksasa, Truk Bermuatan Tanah di Tomang Jadi Sorotan

Setelah evakuasi truk, petugas menghubungi perusahaan pemilik barang. Dari keterangan pemilik, truk tersebut berangkat dari Jambi menuju Palembang dengan membawa muatan mie instan. Namun mereka tidak mengetahui jika truk mengalami kecelakaan di jalan.

“Dari pemilik barang, sudah kami minta untuk membuat laporan terkait aksi penjarahan yang dilakukan sejumlah warga tersebut. Sementara untuk sopir, anggota sudah mendatangi rumahnya, tapi dia tidak ada di rumah,” tutup Suwandi.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel