TIMETODAY.ID — Setelah lama menjadi spekulasi, Xiaomi akhirnya resmi mengumumkan kehadiran chipset ponsel pertama yang mereka kembangkan sendiri. Dengan langkah ini, Xiaomi mengikuti jejak para pesaing seperti Apple, Samsung, Google, dan Huawei yang telah lebih dulu menggunakan chip buatan internal.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh CEO Xiaomi, Lei Jun, melalui unggahannya di platform Weibo. Chipset tersebut diberi nama XRING01 dan dijadwalkan akan diluncurkan pada akhir Mei mendatang.
Meskipun Lei Jun tidak merinci lebih lanjut tentang spesifikasi XRING01 dalam unggahannya, beberapa informasi bocoran telah beredar. Mengutip laporan dari Reuters, chipset ini dirancang oleh tim internal Xiaomi dengan arsitektur ARM dan diproduksi oleh TSMC menggunakan proses fabrikasi 3 nanometer.
Chip ini diperkirakan tidak akan langsung bersaing dengan chip premium seperti Snapdragon 8 Elite dari Qualcomm atau Dimensity 9400 dari MediaTek. Namun, performanya disebut-sebut tetap berada di kelas sub-flagship, sehingga menjanjikan kinerja tinggi untuk perangkat kelas atas.
Xiaomi berencana menyematkan XRING01 pada berbagai perangkat konsumen premium, termasuk smartphone dan tablet. Namun, belum diungkap perangkat mana yang akan menjadi debut perdana dari chipset ini.
Xiaomi sendiri memulai proyek pengembangan chip sejak tahun 2014 dan pernah meluncurkan prosesor perdananya, Pengpai S1, pada tahun 2017. Prosesor tersebut menggunakan proses fabrikasi 28nm dan pertama kali digunakan pada ponsel Xiaomi 5C.
Namun setelah itu, Xiaomi sempat mengalihkan fokus ke pengembangan chip yang lebih sederhana seperti sensor gambar dan chip manajemen daya pada 2019. Baru pada tahun 2021 mereka kembali menghidupkan pengembangan chip mobile, sebagaimana dilaporkan Reuters pada Sabtu (17/5/2025).
Selama ini, Xiaomi mengandalkan chipset dari Qualcomm dan MediaTek untuk sebagian besar produk ponselnya. Maka, kehadiran XRING01 menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap dua perusahaan tersebut.
Dengan peluncuran XRING01, Xiaomi akan bergabung dengan sejumlah raksasa teknologi yang telah lebih dulu mengembangkan chip mereka sendiri—seperti Apple dengan seri A, Samsung dengan Exynos, Google dengan Tensor, serta Huawei dengan Kirin.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel








































