Tak Hanya Padamkan Api, Damkar Cibinong Selamatkan Jari ABG dari Blok Mesin Motor

Pemadam
Jari tangan remaja di Cibinong, Bogor tersangkut di lubang oli mesin(dok Istimewa)

TIMETODAY.ID — Sore itu, suasana di Markas Pemadam Kebakaran Cibinong, Kabupaten Bogor, tampak tak biasa. Seorang remaja laki-laki berinisial SU datang tergopoh-gopoh bersama orang tuanya. Di tangannya, ia membawa blok mesin motor—bukan untuk diservis, tapi untuk diselamatkan. Jarinya tersangkut di dalam lubang pengisian oli.

“Jenis penyelamatan dan pertolongan darurat, evakuasi pelepasan jari yang masuk pada lubang blok mesin motor,” ujar Komandan Regu Damkar Cibinong Bogor, Muhamad Ridwan, mengutip dari detik.com Kamis (15/5/2025).

Peristiwa itu terjadi sehari sebelumnya, Rabu (14/5), sekitar pukul 17.00 WIB. SU awalnya mencoba memperbaiki motornya sendiri di rumah. Namun, entah karena penasaran atau kelalaian, ia justru memasukkan jarinya ke lubang oli. Upaya menarik kembali jari tersebut gagal dan malah memperparah kondisi.

Advertisement
Baca Juga :  Bupati Bogor Apresiasi Irwanuddin, Sambut Denny Achmad sebagai Kajari Baru

“Ketika mencoba menarik kembali jarinya, korban mengalami kesulitan. Upaya menarik jari secara paksa menyebabkan pembengkakan dan iritasi di area tersebut,” jelas Ridwan.

Bengkak di jari membuat pelepasan mandiri mustahil dilakukan. Dalam kondisi panik dan kesakitan, SU dan keluarganya memutuskan membawa blok mesin motor itu langsung ke kantor Damkar untuk meminta pertolongan.

“Korban bersama orang tuanya datang langsung ke kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor,” tutur Ridwan.

Proses penyelamatan dilakukan dengan sangat hati-hati. Petugas menggunakan gerinda kecil untuk memperlebar bagian lubang dan mengurangi tekanan pada jari. Selama 30 menit, mereka bekerja penuh ketelitian dan kehati-hatian agar tak menambah luka pada remaja tersebut.

Baca Juga :  Pawai Kemenangan Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi: Masyarakat Bogor Antusias Sambut Pemimpin Baru

“Evakuasi dilakukan selama 30 menit di Mako Cibinong. Jari tangan korban berhasil dilepas dari blok mesin, situasi kondusif,” ujar Ridwan dengan lega.

Kini, SU bisa bernapas lega. Meski harus belajar dengan cara yang menyakitkan, peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kehati-hatian saat berurusan dengan mesin—dan betapa pentingnya peran Damkar tak hanya soal kebakaran, tapi juga penyelamat di situasi tak terduga.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel