TIMETODAY.ID — Santan adalah kunci dari banyak masakan Indonesia yang gurih dan kaya rasa. Tapi, di balik nikmatnya gulai, rendang, atau sayur lodeh, beredar mitos yang cukup membuat resah: konon santan tak boleh dimasak lebih dari 3 menit. Katanya, kalau kelamaan, kualitas santan bisa rusak atau malah berubah jadi ‘lemak jahat’. Tapi, apakah benar demikian?
Sebuah penelusuran dari berbagai buku masak dan panduan memasak membuktikan bahwa klaim tersebut belum terbukti secara ilmiah. Dalam buku “Racikan Rasa” karya Claire Citra Kirana, santan dijelaskan sebagai cairan kelapa parut yang menjadi bahan dasar banyak kuliner lokal. Jenisnya pun beragam—ada yang siap pakai, ada pula yang masih perlu diperas dari kelapa segar.
Lalu, bagaimana dengan waktu memasaknya?
Menurut “Panduan Penyiapan Pangan Sehat untuk Semua” oleh Agnes Murdiati dan Amaliah, waktu memasak santan bisa berkisar antara 3 hingga 9 menit, tergantung pada jenis masakan dan sayur yang digunakan. Sayuran yang mudah layu tentu membutuhkan waktu lebih singkat dibanding yang lebih keras.
Sementara itu, buku “Buku Pintar Ibu Rumah Tangga” menyarankan agar santan dimasak sebentar saja setelah disaring, cukup sampai mendidih, lalu didinginkan agar tahan lama saat disimpan. Bahkan, trik sederhana seperti memblender kelapa parut bersama air selama 2–3 menit sebelum dimasak pun bisa membantu menjaga kualitas santan.
Namun, perlu dicatat, dalam buku “Teknologi Pangan Lokal” dijelaskan bahwa memasak santan terlalu lama memang bisa berdampak negatif—lemaknya bisa terpecah dan berpotensi berubah jadi lemak jahat. Sayangnya, belum ada data waktu pasti berapa menit yang dianggap “terlalu lama.”
Jadi, apakah memasak santan tak boleh lebih dari 3 menit? Jawabannya: belum tentu benar. Selama prosesnya dilakukan dengan benar, santan tetap aman dan lezat digunakan dalam masakan.
Tips Memasak Santan Agar Tak Pecah
Selain soal waktu, banyak orang mengalami masalah santan pecah saat dimasak. Nah, berikut beberapa tips agar itu tak terjadi:
-
Aduk Terus Selama Memasak
Santan harus terus diaduk agar tidak terpisah antara air dan minyaknya. Ini menjaga konsistensi sekaligus rasa. -
Gunakan Api Kecil
Panas tinggi bisa membuat santan mendidih cepat dan pecah. Gunakan api kecil dan sabar selama memasak. -
Masukkan Secara Bertahap
Campurkan santan sedikit demi sedikit ke dalam masakan, terutama jika masakan sudah panas. Ini membantu penyesuaian suhu agar santan tak langsung pecah.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel








































