Mengenal Golongan Darah: Identitas Unik yang Menentukan Kecocokan Transfusi

golongan darah
ilustrasi golongan darah (istockphoto)

TIMETODAY.ID — Pernahkah kamu bertanya-tanya, kenapa golongan darah seseorang bisa berbeda-beda? Atau, mengapa tidak semua orang bisa menerima darah dari siapa saja? Jawabannya ada pada sistem penggolongan darah yang diwariskan secara genetik dan berperan penting dalam dunia medis, terutama dalam transfusi darah.

Golongan Darah: Identitas Biologis dari Orang Tua

Golongan darah bukan sekadar huruf A, B, AB, atau O di kartu donor darah. Ia adalah identitas biologis yang dibentuk oleh kombinasi gen dari kedua orang tua. Di balik penamaan itu, tersembunyi sistem antibodi dan antigen yang kompleks, yang menentukan cocok atau tidaknya darah seseorang saat menerima transfusi.

Mengenal Sistem ABO dan Rh

  1. Sistem ABO
    Sistem ini membagi golongan darah menjadi empat tipe utama, berdasarkan ada atau tidaknya antigen A dan B di permukaan sel darah merah:
  • A: Memiliki antigen A dan antibodi anti-B
  • B: Memiliki antigen B dan antibodi anti-A
  • AB: Memiliki antigen A dan B, tanpa antibodi
  • O: Tidak memiliki antigen A maupun B, tetapi punya antibodi anti-A dan anti-B
  1. Sistem Rh
    Selain antigen A dan B, ada juga antigen RhD. Jika seseorang memiliki antigen ini, maka golongan darahnya “positif” (contoh: A+). Jika tidak, maka disebut “negatif” (contoh: A-). Gabungan sistem ABO dan Rh menghasilkan delapan golongan darah utama:
  • A+, A-
  • B+, B-
  • AB+, AB-
  • O+, O-
Baca Juga :  Cegah Anak Mudah Sakit, Ini Manfaat Susu di Musim Pancaroba

Kecocokan Transfusi: Tak Bisa Asal-Asalan

Dalam dunia medis, transfusi darah harus mematuhi prinsip kecocokan. Menerima darah dari golongan yang salah bisa memicu reaksi kekebalan yang berbahaya, bahkan mematikan. Berikut panduan singkat kecocokan golongan darah:

Advertisement
Golongan Darah Dapat Menerima Dari Dapat Menyumbang Ke
A+ A+, A-, O+, O- A+, AB+
A- A-, O- A-, A+, AB-, AB+
B+ B+, B-, O+, O- B+, AB+
B- B-, O- B-, B+, AB-, AB+
AB+ Semua golongan AB+
AB- AB-, A-, B-, O- AB-, AB+
O+ O+, O- O+, A+, B+, AB+
O- O- Semua golongan
Baca Juga :  Obat Tradisional Rasa Kimia: BPOM Temukan Jamu Berbahaya untuk Ginjal

Fakta menarik: Golongan darah O- dikenal sebagai pendonor universal, karena bisa disumbangkan ke siapa saja. Sementara AB+ disebut resipien universal, karena bisa menerima darah dari semua golongan.

Kesimpulan

Golongan darah adalah informasi biologis penting yang memengaruhi keselamatan seseorang dalam transfusi. Dengan memahami sistem ABO dan Rh, kita jadi lebih sadar bahwa darah bukan sekadar cairan merah, melainkan komponen vital dengan aturan mainnya sendiri.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel