Jalan Penghubung Bogor–Tangerang Rusak Berat,Warga Jasinga Desak Perbaikan

Ruas Jalan Raya Setu
Jalan Penghubung Bogor–Tangerang Rusak Berat,Warga Jasinga Desak Perbaikan

TIMETODAY.ID, BOGOR — Ruas Jalan Raya Setu yang menghubungkan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang mengalami kerusakan parah sepanjang kurang lebih dua kilometer.

Kerusakan terjadi di wilayah Desa Setu, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, dan hingga kini belum mendapat penanganan serius dari pemerintah daerah.

Kepala Desa Setu, Esa Asmarini, mengungkapkan bahwa kondisi jalan tersebut sudah rusak sejak bertahun-tahun lalu.

Advertisement

Meski merupakan akses penting antarwilayah, perawatan jalan dinilai hanya sebatas tambal sulam.

“Jalan ini milik Kabupaten Bogor, tapi perawatan tiap tahun hanya seadanya. Padahal jalan ini dilalui kendaraan bertonase besar setiap hari,” ujar Esa kepada wartawan, Rabu (23/4/2025).

Baca Juga :  Peringati Hari Ginjal Sedunia, Dokter RSUD Leuwiliang Lakukan Penyuluhan Pentingnya Menjaga Kesehatan Ginjal

Menurutnya, saat musim hujan, kondisi jalan semakin memprihatinkan. Genangan air di lubang-lubang jalan kerap menyerupai kolam ikan, sehingga membahayakan pengguna jalan.

“Kalau hujan deras, jalan ini seperti kolam ikan. Makin lama makin rusak dan hancur,” bebernya.

Esa menyebutkan, kerusakan paling parah terjadi di sepanjang satu kilometer dari total dua kilometer jalan yang terdampak.

Ruas jalan itu membentang dari Desa Setu menuju Kecamatan Parungpanjang, yang juga merupakan jalur perbatasan antara Provinsi Jawa Barat dan Banten.

Baca Juga :  Pohon Sapu Tangan Tumbang Timpa Musala SMA di Bogor, Tak Ada Korban

“Mungkin sekitar dua kilometer jalan yang rusak, dan yang paling parah sepanjang satu kilometer,” jelasnya.

Atas kondisi tersebut, pihaknya mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor untuk segera melakukan perbaikan agar aktivitas warga tidak terus terganggu.

“Saya berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki. Ini jalan penghubung antarprovinsi, jangan dibiarkan terus-menerus rusak,” tukasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel