TIMETODAY.ID, JAKARTA – Dunia hiburan Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh besar. Ray Sahetapy, aktor senior yang telah mewarnai industri film tanah air, dilaporkan meninggal dunia, Selasa, 1 April 2025.
Kabar duka ini disampaikan oleh anak-anak dan menantunya, Merdianti Octavia, melalui unggahan di Instagram.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, telah berpulang ayah, kakek kami Farence Raymond Sahetapy (Ray Sahetapy) bin Pieter Sahatapy pukul 21.04. Kami mohon doanya, mohon dimaafkan segala kesalahan,” tulis Merdianti.
Ray Sahetapy meninggal di usia 68 tahun, meskipun kabar lebih lanjut belum diumumkan. Sebelumnya, Ray diketahui berjuang melawan penyakit stroke sejak 2023. Sebagai aktor legendaris, berikut adalah biodata dan profil Ray Sahetapy.
Nama panggung: Ray Sahetapy
Nama asli: Ferenc Raymon Sahetapy
Tempat lahir: Donggala, Sulawesi Tengah
Tanggal lahir: 1 Januari 1957
Umur: 68 tahun
Pekerjaan: Aktor, penyanyi
Tahun aktif: 1980 – 2025
Instagram: @raysahetapy
Ray memulai perjalanan kariernya di dunia seni peran dengan melanjutkan studi di Institut Kesenian Jakarta pada 1977, seangkatan dengan Deddy Mizwar dan Didik Nini Thowok.
Pada 16 Juni 1981, Ray menikahi Dewi Yull dan menjadi mualaf pada 1992 mengikuti keyakinan istrinya. Pasangan ini dikaruniai empat anak: Giscka Putri Agustina Sahetapy (1982-2010), Rama Putra Sahetapy (1992), Surya Sahetapy (1994), dan Muhammad Raya Sahetapy (2000).
Namun, pernikahan mereka berakhir dengan perceraian pada 24 Agustus 2004. Ray kemudian menikahi Sri Respatini Kusumastuti pada Oktober 2004.
Karier Ray Sahetapy sebagai aktor dimulai pada tahun 1980 dengan film pertama berjudul Gadis. Pada 1983, ia semakin dikenal lewat perannya dalam film Ponirah Terpidana yang membuatnya mendapat nominasi Pemeran Utama Pria Terbaik di Festival Film Indonesia.
Selain berakting, pada 1985, Ray mencoba peruntungan di dunia musik dengan merilis album pertama Say…, yang mencakup dua single hits: Satu Kenyataan Lagi dan Say…, yang dinyanyikan bersama Dewi Yull. Ray juga aktif membangun sanggar teater dan menjadi ketua PARFI pada 2006. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel







































