TIMETODAY.ID — Red Sparks akan menjalani laga krusial di babak play-off Liga Voli Putri Korea 2024/2025 dengan menghadapi Suwon Hyundai Hillstate pada Selasa (25/3/2025) di Suwon Gymnasium, pukul 17.00 WIB. Namun, mereka menghadapi ujian berat dengan kondisi skuad yang tidak sepenuhnya fit.
Dua pilar utama, Vanja Bukilic (outside hitter) dan Park Eun-jin (middle blocker), masih diragukan tampil akibat cedera. Situasi ini memaksa pelatih Ko Hee-jin untuk menyiapkan strategi alternatif guna menjaga keseimbangan permainan tim. Salah satu kunci utama dalam skema Red Sparks adalah Megawati Hangestri Pertiwi.
Megawati Jadi Andalan Baru
Megawati, yang tampil impresif sepanjang musim reguler, diproyeksikan menggantikan peran Bukilic sebagai motor serangan tim. Kecepatan dan ketajaman spike dari pemain asal Indonesia itu diharapkan mampu menjadi senjata utama Red Sparks dalam menghadapi blok kokoh Hyundai Hillstate.
Sepanjang musim ini, Red Sparks kembali finis di posisi ketiga, sama seperti musim lalu. Itu berarti mereka harus lebih dulu memainkan laga tandang di babak play-off. Pelatih Ko Hee-jin mengungkapkan bahwa keputusan soal Bukilic baru akan diumumkan menjelang pertandingan.
“Kami masih harus menunggu hingga hari pertandingan untuk melihat apakah Bukilic bisa bermain. Tim pelatih bekerja keras membantu pemulihannya, dan ia memiliki tekad kuat untuk kembali ke lapangan,” ujar Ko Hee-jin, dikutip dari laman Naver.
Tugas Tambahan untuk Megawati
Absennya Bukilic dan Park Eun-jin membuat Megawati harus mengemban peran tambahan. Jika biasanya ia lebih fokus sebagai pencetak poin melalui spike, kali ini ia juga diminta meningkatkan perannya dalam blok, sektor yang selama ini menjadi andalan Bukilic dan Park Eun-jin.
Bukilic dengan postur 198 cm kerap mencetak poin dari monster block, sementara Park Eun-jin dikenal sebagai benteng pertahanan bersama Jung Ho-young di lini depan Red Sparks. Tanpa kehadiran keduanya, Megawati harus mengisi kekosongan ini, meskipun blocking bukan kekuatan utamanya.
“Saya sedang mencari cara memaksimalkan Mega jika Bukilic dan Park tidak bisa bermain. Blok Hyundai sangat tinggi, jadi kami harus memikirkan strategi yang tepat,” ujar Ko dalam sesi Media Day.
Bukilic Jadi Kunci Kesuksesan
Sementara itu, media Korea Selatan, Sports Donga, menilai Bukilic akan menjadi kepingan terakhir dalam perjuangan Red Sparks di play-off. Dalam salah satu artikelnya, media tersebut menyebutkan bahwa Bukilic perlu kembali ke lapangan untuk berkolaborasi dengan Megawati dan membawa Red Sparks melangkah lebih jauh.
Sebelum cedera di akhir putaran kelima melawan GS Caltex Seoul KIXX, Bukilic tampil impresif dan duduk di peringkat kelima daftar top skor dengan torehan 638 poin. Sementara itu, Megawati terus menambah pundi-pundi poinnya hingga mencapai angka 802, menjadikannya pemain dengan peringkat ketiga dalam daftar pencetak poin terbanyak musim ini.
Dengan kondisi yang penuh ketidakpastian ini, Red Sparks menghadapi tantangan besar untuk bisa melaju ke fase berikutnya. Semua mata kini tertuju pada Megawati dan apakah ia mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan rekan-rekannya yang cedera.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































