Mengapa Beberapa Orang Sulit Mengakui Kesalahan? Ini Penjelasan Psikolog

Kesalahan
ilustrasi berbohong (istock/S-S-S)

TIMETODAY.ID Kesalahan adalah bagian tak terhindarkan dari kehidupan manusia. Ada yang dengan cepat menyadari dan memperbaiki kesalahannya, namun ada pula yang justru bersikeras mempertahankan pendiriannya, meskipun fakta sudah menunjukkan sebaliknya. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Menurut para psikolog, menanggung kesalahan bukanlah hal yang mudah secara emosional. Bahkan, bagi sebagian orang, mengakui kesalahan bisa terasa seperti ancaman besar bagi harga diri mereka.a

Ego yang Rapuh, Penyebab Sulit Mengakui Kesalahan

Guy Winch, Ph.D., seorang psikolog dari New York University (NYU), menjelaskan bahwa ego yang rapuh menjadi salah satu alasan utama mengapa seseorang sulit mengakui kesalahannya.

Advertisement

“Menerima bahwa mereka salah, dan menerima kenyataan tersebut, bisa sangat menghancurkan secara psikologis. Karena itu, mekanisme pertahanan mereka bekerja keras untuk menghindari perasaan tersebut. Bahkan, mereka bisa memutarbalikkan persepsi mereka terhadap kenyataan agar tidak merasa terancam,” ujar Winch, dikutip dari Psychology Today.

Baca Juga :  Tumis Cumi Cabai Hijau: Menu Rumahan Sederhana dengan Sensasi Pedas Gurih yang Nagih

Mekanisme ini membuat mereka tidak hanya menolak fakta, tetapi juga benar-benar percaya bahwa mereka tidak bersalah. Dengan kata lain, mereka lebih memilih hidup dalam realitas yang telah mereka ubah daripada menghadapi kenyataan yang menyakitkan.

Kerapuhan Psikologis yang Menyamar Sebagai Kepercayaan Diri

Lebih jauh, Winch menyebut bahwa orang-orang yang terus-menerus menolak kesalahan mereka termasuk dalam kategori rentan secara psikologis.

Mereka cenderung tidak bisa menerima kritik atau penilaian dari orang lain. Sikap mereka mungkin terlihat penuh keyakinan dan teguh pada pendirian, tetapi sesungguhnya itu bukanlah tanda kekuatan. Sebaliknya, itu merupakan bentuk pertahanan diri untuk melindungi ego yang rapuh.

“Orang-orang ini tidak benar-benar memilih untuk mempertahankan pendirian mereka. Mereka terpaksa melakukannya agar ego mereka tetap aman,” tambah Winch.

Baca Juga :  Ghost Train, Film Horor Korea Terbaru Angkat Urban Legend Stasiun Angker

Padahal, mengakui kesalahan membutuhkan keberanian dan kekuatan emosional yang besar. Dengan menerima kenyataan, seseorang bisa tumbuh dan belajar dari pengalaman.

Bagaimana Menghadapi Orang yang Tak Mau Mengakui Kesalahan?

Setiap orang memiliki cara berbeda dalam merespons kesalahan. Ada yang bisa menerima dengan lapang dada, tetapi ada pula yang terus bersikeras merasa benar.

Winch menyarankan agar kita tidak melihat penolakan mereka sebagai tanda kekuatan. Sebab, di balik keteguhan sikap mereka, tersimpan rasa takut dan kelemahan emosional.

Menghadapi orang yang sulit mengakui kesalahan memang membutuhkan kesabaran. Namun, memahami bahwa sikap tersebut berasal dari ego yang rapuh dapat membantu kita dalam menyikapi mereka dengan lebih bijaksana.

Jadi, bagaimana menurut Anda? Pernahkah menghadapi orang yang sulit mengakui kesalahannya?

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel