Tesla Cybertruck Kembali Ditarik: Masalah Panel Lepas Perburuk Reputasi

Tesla Cybertruck
Tesla Cybertruck (tengah). (Dok. Tesla)

TIMETODAY.ID — Sejak pertama kali diperkenalkan, Tesla Cybertruck terus menjadi sorotan, baik karena desainnya yang futuristik maupun berbagai masalah yang menyertainya.

Kendaraan listrik berbentuk kotak ini mendapat beragam reaksi—dipuji sebagai inovasi berani oleh sebagian orang, namun dikritik karena tampilannya yang dianggap aneh dan tidak praktis.

Namun, desain bukan satu-satunya aspek yang menuai kontroversi. Material bodi Cybertruck yang terbuat dari baja tahan karat juga dikritik karena mudah tergores dan meninggalkan bekas sidik jari.

Advertisement

Selain itu, klaim Tesla mengenai ketahanan kendaraan ini terhadap peluru sempat dipertanyakan, terutama setelah insiden di mana kaca “anti peluru” pecah saat demonstrasi peluncuran.

Lebih jauh, penundaan produksi yang berulang kali menambah kekecewaan di kalangan konsumen yang sudah lama menantikan pengiriman kendaraan ini.

Penarikan Besar-Besaran di AS

Kini, Tesla kembali menghadapi masalah serius setelah terpaksa menarik kembali hampir seluruh unit Cybertruck yang telah beredar di Amerika Serikat.

Baca Juga :  Cara Mudah Perpanjang Masa Berlaku SIM 2024 Secara Online dan Offline

Menurut laporan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) yang dikutip oleh Reuters pada Kamis (20/3), lebih dari 46.000 unit Cybertruck yang diproduksi antara November 2023 hingga 27 Februari 2025 harus ditarik karena panel eksterior yang berpotensi lepas saat berkendara.

NHTSA menyebut bahwa panel trim baja tahan karat yang tidak terpasang dengan baik dapat menjadi risiko kecelakaan. Tesla sendiri mengakui adanya 151 klaim garansi yang mungkin terkait dengan masalah ini, meski belum ada laporan kecelakaan atau cedera.

Dampak Terhadap Reputasi Tesla

Penarikan ini menjadi yang kedelapan kalinya bagi Cybertruck sejak Januari 2024, menambah daftar panjang masalah yang menghantui model ini. Sam Fiorani, Wakil Presiden perusahaan riset AutoForecast Solutions, menilai bahwa masalah ini semakin menyoroti kelemahan dalam kualitas produksi Tesla.

Baca Juga :  Tesla Model Y Juniper: Penyegaran Baru, Respons Luar Biasa di China

“Reputasi membutuhkan waktu lama untuk dibangun dan dapat ternoda dengan sangat cepat,” kata Fiorani.

Selain itu, penarikan ini terjadi di tengah penurunan minat terhadap Cybertruck. Penjualannya hanya mencakup sebagian kecil dari total pengiriman Tesla yang mencapai 1,79 juta unit pada tahun 2024.

Sementara itu, saham Tesla juga anjlok sekitar 50% sepanjang tahun ini akibat meningkatnya persaingan, lini produk yang mulai menua, serta kontroversi politik yang melibatkan CEO Elon Musk.

Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, Tesla kini berada di persimpangan jalan: mampu memperbaiki reputasinya atau justru semakin terjebak dalam krisis kepercayaan konsumen.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel