TIMETODAY.ID — Biji ketapang adalah salah satu camilan tradisional khas Betawi yang kerap hadir saat perayaan Lebaran. Meski namanya menyerupai biji dari pohon ketapang (Terminalia catappa), kue ini sebenarnya tidak menggunakan biji ketapang asli dalam pembuatannya. Bentuknya yang kecil dan lonjong menyerupai biji ketapang menjadi alasan utama penamaannya.
Sejarah dan Asal-Usul
Kue biji ketapang dipercaya lahir dari akulturasi budaya kuliner masyarakat Betawi dengan pengaruh kolonial Belanda. Pada masa lalu, masyarakat Betawi mengadaptasi resep kue kering berbasis tepung dan mentega yang diperkenalkan oleh Belanda, lalu mengolahnya dengan bahan-bahan lokal. Hingga kini, biji ketapang tetap menjadi camilan favorit yang tak lekang oleh waktu, terutama saat momen kebersamaan keluarga.
Ciri Khas dan Proses Pembuatan
Biji ketapang memiliki tekstur renyah dengan cita rasa gurih dan manis yang khas. Proses pembuatannya cukup sederhana, menggunakan bahan utama seperti tepung terigu, margarin, santan, gula, dan telur. Adonan kemudian dibentuk memanjang, dipotong kecil-kecil menyerupai biji ketapang, lalu digoreng hingga kecokelatan.
Neni, seorang pembuat kue tradisional di Jakarta, mengungkapkan bahwa kunci utama kelezatan biji ketapang terletak pada keseimbangan bahan dan teknik penggorengan yang tepat.
“Kalau minyaknya terlalu panas, bagian luar bisa cepat gosong tapi dalamnya belum matang. Jadi, harus pakai api sedang supaya hasilnya renyah merata,” ujar Neni saat ditemui di dapurnya.
Resep Biji Ketapang yang Renyah
Berikut adalah resep sederhana bagi Anda yang ingin mencoba membuat biji ketapang di rumah:
Bahan-bahan:
- 250 gram tepung terigu protein sedang
- 50 gram margarin
- 1 butir telur
- 75 gram gula pasir
- 40 ml santan instan
- 100 gram kelapa parut sangrai, haluskan
- ½ sendok teh garam
Cara membuat:
- Campurkan telur, gula, garam, dan santan dalam wadah, aduk hingga gula larut.
- Masukkan tepung terigu dan kelapa sangrai, aduk hingga merata.
- Tambahkan margarin, uleni hingga adonan kalis.
- Bentuk adonan memanjang seperti tali dengan diameter sekitar 1 cm, lalu potong-potong serong sepanjang 2 cm.
- Goreng dalam minyak panas dengan api sedang hingga berwarna kuning keemasan, angkat dan tiriskan.
Biji ketapang siap dinikmati sebagai camilan pendamping teh atau kopi. Teksturnya yang renyah serta rasanya yang gurih dan manis membuatnya tetap digemari hingga kini.
Dengan sejarah panjangnya sebagai bagian dari kuliner Betawi, kue biji ketapang menjadi salah satu warisan kuliner yang patut dijaga. Jika Anda ingin menikmati rasa tradisional yang autentik, tidak ada salahnya mencoba membuat biji ketapang sendiri di rumah.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel







































