Cuma 2 Hari! Buruan Belanja di Pasar Murah Disperindag Kabupaten Bogor Sebelum Kehabisan!

Disperindag
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bogor menggelar pasar murah menjelang Idul fitri 2025, Kamis (20/3/2025). Foto : timetoday.id/Amelia Azizah.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bogor menggelar pasar murah menjelang Idul fitri 2025. Kegiatan ini ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah tren kenaikan harga jelang Lebaran.

Kepala Disperindag Kabupaten Bogor, Arif Rahman, mengatakan bahwa pasar murah ini merupakan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga di pasaran.

“Menjelang Idul Fitri, harga di pasaran cenderung naik. Karena itu, kami berikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh harga pangan di bawah harga pasar,” ujar Arif Rahman, Kamis (20/3/2025).

Advertisement
Baca Juga :  Kabar Gembira! MenPAN RB Jamin Gaji Tenaga Honorer Aman

Pasar murah ini digelar selama dua hari dan menyediakan berbagai kebutuhan pokok serta perlengkapan Lebaran seperti daging, telur, kue Lebaran, pakaian muslim, hingga produk dari ritel modern. Pemerintah juga melakukan pengawasan harga untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang hari raya.

“Melalui pasar murah ini, kami ingin memberikan ruang kepada masyarakat selama dua hari untuk memenuhi kebutuhannya,” katanya.

Beberapa produk dijual dengan harga lebih rendah dari pasaran, seperti Minyakita yang dijual seharga Rp14.700 per liter dari harga pasar Rp17.000, serta telur ayam yang dijual Rp24.000 per kilogram, lebih murah dari harga pasar Rp27.000.

Baca Juga :  Api Lahap Empat Lapak di Cibinong, Diduga Akibat Tabung Gas Bocor

Pasar murah ini melibatkan sekitar 19 tenda dari berbagai instansi dan pelaku usaha, termasuk Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Dinas Perikanan dan Peternakan, Dinas Tanaman Pangan, serta tenant ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart.

“Ini menjadi sinergi yang baik untuk mendukung masyarakat sekaligus pelaku usaha kecil,” pungkas Arif.

Editor: B. Supriyadi 

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel