Sepekan Hilang di Hutan Puncak, Nasib Yaman Masih Misteri

puncak
Petugas BPBD Kabupaten Bogor menyusuri hutan berkabut di kawasan Puncak saat melakukan pencarian Yaman, warga yang dilaporkan hilang sejak 4 Maret 2025. Sepekan berlalu, pencarian belum membuahkan hasil. (Foto: Dok. BPBD Bogor)

TIMETODAY.ID, BOGOR – Kabut tipis menyelimuti kawasan hutan di Puncak, Bogor, pagi itu. Aroma tanah basah dan bisik angin di antara pohon-pohon tinggi seakan menyimpan rahasia yang belum terungkap.

Satu pekan berlalu sejak Yaman (25), seorang pria muda yang diketahui sebagai pemburu binatang di Kampung Cikoneng, Desa Tugu Utara, Cisarua, dinyatakan hilang. Namun jejaknya seolah lenyap ditelan hutan.

Yaman terakhir kali terlihat Selasa (4/3/2025) siang,. Ia berangkat ke hutan dengan membawa tiga ekor anjing peliharaannya, teman setia yang selalu menemaninya saat berburu. Namun hanya dua anjing yang pulang ke rumah, sementara Yaman dan satu ekor anjing lainnya tak pernah kembali.

Advertisement
Baca Juga :  Houthi Lancarkan Rudal Balistik ke Israel, Serangan Balasan Tewaskan 9 Orang di Yaman

Laporan kehilangan Yaman menggugah respons cepat dari tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, yang langsung turun tangan bersama warga setempat.

Hari-hari berikutnya dipenuhi dengan pencarian intensif. Jalaludin, Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Bogor, mengatakan bahwa hingga hari ketujuh pencarian, hasilnya masih nihil.

“Kami sisir wilayah perkebunan teh dan hutan di sekitar lokasi terakhir. Tim terus menyisir area dengan harapan bisa menemukan jejak Yaman atau anjingnya yang hilang,” kata Jalaludin, Selasa (11/3/2025).

Pencarian tak hanya terkendala oleh medan yang berat dan tertutup kabut, tetapi juga minimnya saksi. Beberapa warga menyebut Yaman berburu, lainnya mengatakan ia tengah mencari lembung, sejenis umbi hutan yang kadang dicari warga sebagai makanan alternatif.

Baca Juga :  Perdana Menteri Yaman Mengundurkan Diri, Menlu Ditunjuk Sebagai Pengganti

Tak hanya itu, spekulasi makin berkembang. Sebagian warga menduga Yaman mungkin menjadi korban longsor kecil yang terjadi beberapa waktu lalu di kawasan itu. Dugaan tersebut membuat tim pencari memperluas pencarian ke area rawan longsor, namun hingga kini belum ada tanda-tanda keberadaan Yaman.

“Ini bukan hanya soal menemukan seseorang yang hilang. Ini tentang seorang anak kampung yang dicintai banyak orang, yang tiba-tiba saja menghilang tanpa jejak,” ucap Jalaludin lirih.

Editor : B. Supriyadi

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel