Zambia dan Huawei Tampilkan Transformasi Digital di MWC Barcelona 2025

berkolaborasi dengan Huawei untuk memamerkan inovasi desa pintar di Zambia
Ministry of Science and Technology of Zambia and Huawei Launch the global Smart Village Showcase (Left to right: Victor Guo, President of Sub-Saharan Africa Enterprise Business, Huawei; Li Junfeng (Wind), CEO of Global Public Sector BU, Huawei; Felix C. Mutati, Minister of Technology and Science, Zambia; Brilliant Habeenzu, Permanent Secretary of Technology and Science, Zambia; David Wang, Vice President of Corporate Communications, Huawei )

TIMETODAY.ID — Dalam ajang Mobile World Congress (MWC) Barcelona 2025, Kementerian Teknologi dan Sains Zambia berkolaborasi dengan Huawei untuk memamerkan inovasi desa pintar di Zambia. Kolaborasi ini dipresentasikan dalam forum global bertema “Secured, Sovereign & Synergized Network-Cloud Strategy Accelerating National Digitalization” yang dihadiri oleh para pemimpin pemerintahan dan pakar industri.

Forum ini menarik lebih dari 200 pemimpin industri dan pakar teknis dalam sektor layanan publik untuk membahas bagaimana teknologi digital mendorong transformasi nasional. Salah satu pencapaian utama yang dipamerkan adalah keberhasilan Zambia dalam membangun desa pintar pertama mereka dalam waktu 30 hari pada Juli 2024. Desa ini kini memiliki akses listrik dan internet, serta layanan pendukung seperti kedokteran jarak jauh (telemedicine) dan pendidikan berbasis digital.

Teknologi AI Mendorong Transformasi Digital

Dalam sesi presentasinya, Li Junfeng, Vice President Huawei dan CEO Global Public Sector BU, menyoroti pentingnya transformasi digital bagi pemerintahan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa.

Advertisement
Baca Juga :  Huawei Buktikan Ketangguhan: Pendapatan 2024 Diprediksi Capai 860 Miliar Yuan

“AI menjadi motor utama dalam transformasi digital. Penggunaan luas model AI DeepSeek bukan hanya menunjukkan kemajuan teknologi, tetapi juga pergeseran dalam dinamika produksi,” ungkap Li Junfeng.

Huawei, menurutnya, terus menjalin kolaborasi dengan mitra internasional untuk memanfaatkan peluang digitalisasi dan membawa tata kelola pemerintahan menuju masa depan yang lebih cerdas dan berkelanjutan.

Pada forum yang sama, Koh Hong-Eng, Global Chief Public Services Industry Scientist Huawei, mengajak peserta untuk membahas strategi percepatan transformasi digital nasional.

Sementara itu, Felix C. Mutati, Menteri Teknologi dan Sains Zambia, menegaskan bahwa Program Desa Pintar sejalan dengan Visi Zambia 2030.

“Melalui teknologi pendidikan pintar, kita tidak hanya memberdayakan generasi masa depan dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan digital untuk menghadapi revolusi industri keempat,” ujarnya.

Mutati menekankan bahwa transformasi digital di Zambia bukan sekadar soal teknologi, melainkan juga tentang pemberdayaan masyarakat, menutup kesenjangan digital, dan menciptakan masa depan yang lebih inklusif.

Baca Juga :  Battlefield 6 Hadir 10 Oktober, EA Bocorkan Detail Fitur dan Harga

Huawei dan Komitmen Menuju Masa Depan Digital

Huawei menegaskan komitmennya terhadap konsep “Mempercepat Perkembangan Teknologi Pintar untuk Pemerintah dan Layanan Publik, Bekerja Sama Membangun Masyarakat Kognitif”.

Perusahaan ini terus memperluas cakupan bisnisnya dengan meningkatkan penggunaan teknologi digital secara luas. Tujuan akhirnya adalah menciptakan pemerintahan yang lebih baik, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ekonomi.

Selain itu, Huawei juga berperan dalam membantu pemerintah di berbagai negara untuk membangun ekosistem digital yang adil, efisien, dan berkelanjutan.

Melalui inovasi teknologi, kolaborasi global, dan pemanfaatan AI, Zambia bersama Huawei berupaya menciptakan ekosistem digital yang tak hanya modern tetapi juga inklusif bagi seluruh masyarakat.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel