TIMETODAY.ID — Musisi Mustafa Debu, yang akrab disapa Debu, menghadirkan kolaborasi istimewa bersama Dul Jaelani dalam single terbaru berjudul “Mabuk Lagi.” Lagu ini menjadi perpaduan unik antara musik dan pengalaman spiritual yang mengangkat tema cinta dalam makna yang lebih mendalam.
Dalam keterangan resminya, Rabu, Mustafa Debu mengungkapkan bahwa “Mabuk Lagi” terinspirasi dari pengalaman pribadinya sejak kecil. Ayahnya, Shaykh Fattaah, telah memperkenalkannya pada musik sejak dini, dan melodi yang ia dengar di masa kecilnya kini bertransformasi menjadi sebuah karya yang lebih matang dan penuh makna.
Sebagai bagian dari grup DEBU, yang dikenal sebagai pemusik Muslim Sufi, Mustafa Debu melanjutkan pesan cinta dari album pertama grup tersebut, “Mabuk Cinta,” melalui single terbarunya bersama Dul Jaelani. Lagu ini dirancang untuk mengajak pendengar merasakan cinta dalam perspektif spiritual yang lebih dalam dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Dul Jaelani, yang turut berkolaborasi dalam “Mabuk Lagi,” menambahkan bahwa lagu ini memiliki unsur seni Nusantara yang kuat, termasuk sentuhan musik gambus dan elemen tradisional Indonesia. Menurutnya, langkah ini penting untuk melestarikan kekayaan budaya yang dimiliki oleh bangsa.
Dari sisi produksi musik, single ini digarap secara langsung oleh Mustafa Debu dan Dul Jaelani sebagai produser. Mustafa Debu juga berperan sebagai komposer dan penulis lirik, sementara Heldy Mahardika bertindak sebagai pengarah musik dan arranger. Proses mixing dan mastering ditangani oleh Dj Sumantri alias Sumobeat di Livingroom Studio Jakarta.
Untuk mendukung peluncuran single ini, Debu dan Dul Jaelani menggandeng sutradara Deriel Sudiro dalam pembuatan video musiknya. Konsep visual yang dihadirkan menjadi tantangan tersendiri, karena harus mampu menyampaikan pesan lagu dengan cara yang kuat dan tepat.
Hasilnya, video musik ini mengisahkan tentang seseorang yang terlihat kebingungan dan ditawari minuman hingga tampak mabuk. Namun, di akhir cerita, ternyata sosok tersebut hanya meminum air putih. Narasi ini menyampaikan pesan bahwa perasaan “mabuk” yang dialami manusia sejatinya berasal dari dalam diri, bukan sekadar pengaruh dari luar.
Selain tim produksi dari Deriel Sudiro, video musik ini juga melibatkan beberapa talent dari kalangan keluarga dan sahabat, seperti Burhan Al Daood, Yusuf Al Daood, Dezan Abimanyu, serta Komunitas Tari Sufi dari Jakarta Utara.
Dengan rilisnya “Mabuk Lagi,” Debu dan Dul Jaelani berharap lagu ini dapat menyentuh hati banyak pendengar serta menjadi pengingat bahwa cinta sejati adalah sesuatu yang lebih dari sekadar perasaan biasa. Baik musik maupun video musik “Mabuk Lagi” kini dapat dinikmati di berbagai platform streaming digital.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel








































