TIMETODAY.ID — Perplexity AI, perusahaan teknologi yang berbasis di Los Angeles, California, mengumumkan pengembangan peramban web baru bernama Comet. Langkah ini menunjukkan pergeseran strategi dari sekadar menyediakan mesin pencari berbasis AI menjadi pengalaman penelusuran yang lebih menyeluruh.
Meskipun informasi mengenai Comet masih terbatas, perusahaan telah membuka daftar tunggu bagi pengguna yang ingin mencoba peramban ini saat diluncurkan.
Perplexity AI dikenal dengan mesin pencarinya yang menggunakan AI untuk mengumpulkan dan merangkum informasi dari berbagai sumber di internet, memberikan jawaban langsung dan ringkas berbeda dari pendekatan tradisional seperti Google.
Dengan Comet, Perplexity ingin menghadirkan integrasi AI lebih mendalam dalam pengalaman menjelajah web, yang mereka sebut sebagai “pencarian agentik.” Konsep ini melibatkan agen AI yang dapat melakukan tugas kompleks atas nama pengguna, seperti menganalisis konten secara real-time, mengelola tab secara otomatis, dan mendeteksi ancaman keamanan.
Berbeda dari peramban seperti Google Chrome atau Microsoft Edge yang hanya menambahkan fitur AI ke sistem yang sudah ada, Perplexity membangun Comet dari awal dengan pendekatan berbasis AI, memungkinkan integrasi yang lebih dalam.
Sejak didirikan pada 2022, Perplexity telah berkembang pesat, mengumpulkan lebih dari $500 juta dalam pendanaan dan mencapai valuasi sekitar $9 miliar. Saat ini, mesin pencari AI mereka menangani lebih dari 100 juta kueri per minggu.
Namun, Perplexity juga menghadapi tantangan hukum terkait dugaan pelanggaran hak cipta dari penerbit besar seperti Dow Jones dan The New York Post. Meski demikian, perusahaan menegaskan bahwa mereka menghormati hak penerbit dan menawarkan program pembagian pendapatan sebagai solusi.
Melalui Comet, Perplexity berupaya bersaing dengan raksasa industri seperti Google dan Microsoft, dengan menawarkan pengalaman penelusuran yang lebih cerdas dan efisien melalui integrasi AI yang lebih mendalam.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel








































