Pemerintah Butuh Triliunan Lagi untuk Program Makan Bergizi Gratis

Makan Bergizi Gratis
Wamendikdasmen Prop Atip Latipulhayat saat meninjau program Makan Bergizi Gratis di SMPN 2 Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Foto : Dok. timetoday.id/Amelia Azizah.

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa pemerintah memerlukan tambahan dana untuk mencapai target percepatan program makan bergizi gratis (MBG), yang menjangkau 82,9 juta orang pada tahun 2025. Saat ini, anggaran yang dialokasikan untuk program makan bergizi mencapai Rp 71 triliun.

Namun, untuk mempercepat pelaksanaan program tersebut, dibutuhkan tambahan dana sekitar Rp 25 triliun per bulan.

“Jika percepatan dimulai pada bulan September 2025, maka total anggaran yang diperlukan akan mencapai sekitar Rp 100 triliun,” kata Dadan dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Advertisement

Dadan juga memproyeksikan bahwa pada tahun 2026, anggaran untuk program ini akan membutuhkan tambahan dana sebesar Rp 28 triliun per bulan. Kenaikan anggaran ini disebabkan oleh meningkatnya jumlah penerima manfaat yang diharapkan.

Baca Juga :  SMPN 2 Cibinong Jadi 'Anak Tiri' Program Makan Bergizi Gratis

Percepatan program makan bergizi gratis ini direncanakan untuk dilaksanakan pada bulan September 2025, dengan mempertimbangkan kesiapan berbagai aspek, termasuk sumber daya manusia.

Saat ini, BGN hanya memiliki 2.000 tenaga kerja terlatih untuk mendukung program ini. Untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang lebih besar, pemerintah tengah mempersiapkan 30 ribu tenaga tambahan, yang diperkirakan baru akan siap pada awal Agustus 2025 setelah menyelesaikan pelatihan yang dijadwalkan selesai pada akhir Juli.

Dadan menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk memastikan program makan bergizi gratis dapat dijalankan secara efektif, mengingat pentingnya distribusi dan kualitas pelayanan yang harus dijaga.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menargetkan bahwa pada April 2025, sebanyak 3 juta anak akan mendapatkan makan bergizi gratis, dan angka tersebut akan meningkat menjadi 6 juta anak pada bulan Agustus 2025.

Baca Juga :  Kapan KIP Kuliah 2025 Semester 4 Cair? Ini Jadwal dan Panduannya

Pada bulan September 2025, Presiden Prabowo berharap dapat mencapainya hingga 15 juta anak yang dapat menikmati program makan bergizi gratis.

Dalam upaya mencapai target tersebut, Prabowo telah memutuskan untuk menambah anggaran MBG tahun ini sebesar Rp 100 triliun, menjadikan total anggaran untuk program ini pada tahun 2025 menjadi Rp 171 triliun.

Sebelumnya, BGN menghadapi pemangkasan anggaran sebesar Rp 200,2 miliar. Untuk mengatasi hal ini, BGN telah melakukan langkah-langkah kreatif, seperti meminjam lahan dari berbagai instansi pemerintahan untuk membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diperlukan untuk pelaksanaan program makan bergizi gratis. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel