TIMETODAY.ID, BOGOR – Wali Kota Bogor terpilih, Dedie Rachim, menegaskan komitmennya dalam menjalankan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran di daerah.
Dalam keterangannya, Dedie menyebut bahwa langkah-langkah efisiensi sudah mulai diterapkan melalui imbauan dari kementerian dan Sekretaris Daerah (Sekda).
“Kami sedang meneliti ulang pos-pos anggaran mana saja yang bisa diefisiensikan,” ujar Dedie, Minggu (9/1/2/2025).
Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah perjalanan dinas dan belanja pemerintah, yang akan dikaji lebih lanjut untuk memastikan anggaran digunakan secara optimal.
Namun, Dedie juga menegaskan pentingnya keseimbangan antara efisiensi dan optimalisasi pendapatan daerah.
“Efisiensi itu perlu, tetapi harus berimbang dengan hasil yang didapat dari efisiensi tersebut. Sisa anggaran harus termanfaatkan dengan baik,” katanya.
Menurut mantan Wali Kota Bogor periode 2019 -2024 anggaran yang berhasil dihemat harus tetap terserap kembali ke masyarakat dalam bentuk program atau kebijakan yang bermanfaat.
“Artinya, anggaran itu terserap dari rakyat untuk rakyat,” tegas Dedie.
Dengan adanya kebijakan efisiensi ini, Dedie berharap penggunaan anggaran daerah lebih efektif dan transparan, sehingga pembangunan di Kota Bogor tetap berjalan dengan maksimal tanpa mengorbankan pelayanan kepada masyarakat. ***





































