Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Ditahan Setelah Pemakzulan, Pendukungnya Serbu Ruang Sidang

Presiden Korea Selatan yang dimakzulkan, Yoon Suk Yeol, telah resmi ditahan pada Minggu pagi, 19 Januari 2025
Presiden Korea Selatan yang dimakzulkan, Yoon Suk Yeol, telah resmi ditahan pada Minggu pagi, 19 Januari 2025

TIMETODAY.ID – Presiden Korea Selatan yang dimakzulkan, Yoon Suk Yeol, telah resmi ditahan pada Minggu pagi, 19 Januari 2025, setelah melalui proses penangkapan yang dramatis di kompleks kepresidenan di Seoul.

Penahanan ini terkait dengan tuduhan pemberontakan yang diajukan terhadap Yoon setelah ia mendeklarasikan darurat militer pada 3 Desember 2024.

Deklarasi tersebut bertujuan untuk mengatasi kebuntuan legislatif namun segera dibatalkan, yang kemudian memicu proses pemakzulan terhadapnya.

Advertisement

Setelah penangkapannya, Yoon menjalani prosedur standar di Pusat Penahanan Seoul, termasuk pengambilan foto identitas dan pemeriksaan fisik.

Ia diberikan pakaian tahanan berwarna khaki dan ditempatkan di sel isolasi yang lebih besar dari biasanya.

Selama masa penahanan, Yoon akan mengikuti jadwal harian narapidana, dimulai pukul 6:30 pagi hingga 9 malam, dengan asupan makanan tradisional Korea yang totalnya mencapai 2.500 kalori per hari.

Baca Juga :  Sujud Terakhir Nurdin, Satpam SMPN 3 Kota Bogor yang Dikenal Rendah Hati

Masa penahanan untuk pemeriksaan pra-persidangan di Korea Selatan dapat berlangsung hingga 20 hari. Namun, jika Yoon didakwa, hukum Korea Selatan memungkinkan penahanan hingga enam bulan tambahan.

Jika terbukti bersalah atas tuduhan pemberontakan, Yoon dapat menghadapi hukuman berat, meskipun hukuman mati belum diterapkan di Korea Selatan selama hampir tiga dekade.

Sebelumnya, Yoon telah mangkir dari pemeriksaan yang dijadwalkan pada 18, 25, dan 29 Desember 2024, terkait deklarasi darurat militer tersebut. Pengacaranya berpendapat bahwa penahanan ini tidak sah karena masalah yurisdiksi.

Penahanan Yoon telah memicu protes dari pendukungnya. Setelah pengadilan memperpanjang masa penahanannya, ratusan pendukung Yoon menyerbu gedung pengadilan, menyebabkan kerusakan signifikan dan bentrokan dengan polisi.

Baca Juga :  Resmi! Shin Min Ah dan Kim Woo Bin Melangkah ke Pelaminan Setelah Satu Dekade Berpacaran

Pemerintah sementara yang dipimpin oleh Presiden Choi Sang-mok mengutuk serangan tersebut sebagai “tidak dapat dibayangkan” dan berjanji akan meningkatkan langkah-langkah keamanan.

Sebanyak 46 pengunjuk rasa ditangkap, dan beberapa laporan menyebutkan adanya cedera.

Situasi politik di Korea Selatan saat ini sangat tegang, dengan protes yang terus berlanjut dan seruan untuk ketenangan dari para pemimpin politik.

Keputusan Mahkamah Konstitusi mengenai pemakzulan Yoon dan proses hukum selanjutnya akan menjadi faktor kunci dalam menentukan arah politik negara ini.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel