Modus Penipuan Meningkat Menjelang Natal-Tahun Baru, Warga Diminta Waspada

Natal-Tahun Baru
Ilustrasi/freepik.com

TIMETODAY.ID – Menjelang perayaan Natal-Tahun Baru (Nataru), kejahatan berupa penipuan dengan berbagai modus dilaporkan meningkat. Pelaku memanfaatkan euforia masyarakat dalam menyambut momen ini untuk melancarkan aksinya.

Berikut delapan modus penipuan yang perlu diwaspadai:

  1. Penawaran Investasi Bodong
    Pelaku menawarkan investasi dengan imbal hasil tinggi dalam waktu singkat tanpa dasar yang jelas. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat untuk memeriksa legalitas lembaga investasi sebelum bergabung.
  2. Skimming
    Penipuan ini melibatkan pencurian data kartu debit atau kredit melalui alat khusus di ATM. Pengguna disarankan menggunakan ATM di lokasi aman dan mengganti PIN secara berkala.
  3. Phishing
    Melalui email atau pesan palsu, pelaku mencoba mencuri data sensitif seperti kata sandi dan nomor rekening. Warga diminta tidak mengeklik tautan mencurigakan atau memberikan informasi pribadi tanpa verifikasi.
  4. Social Engineering
    Pelaku memanipulasi korban dengan berpura-pura menjadi pihak berwenang untuk memperoleh informasi pribadi. Masyarakat diimbau selalu memverifikasi identitas pihak yang menghubungi.
  5. Penipuan Hadiah Palsu
    Korban dijanjikan hadiah besar namun diminta membayar biaya tertentu. Masyarakat diingatkan untuk berhati-hati terhadap tawaran yang terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.
  6. Tawaran Diskon Fantastis
    Diskon besar-besaran sering kali digunakan sebagai jebakan. Pembeli diminta memeriksa keaslian penawaran sebelum melakukan pembayaran.
  7. Penipuan Melalui Media Sosial
    Pelaku menggunakan akun palsu atas nama merek terkenal untuk menipu korban. Sebelum bertransaksi, pastikan keaslian akun media sosial.
  8. Penipuan Melalui Aplikasi Palsu
    Aplikasi palsu yang menawarkan diskon atau layanan menarik sering kali mencuri data pribadi pengguna. Unduh aplikasi hanya dari platform resmi seperti Google Play Store atau Apple App Store.
Baca Juga :  Zulkifli Hasan Klaim Harga Pangan di Bogor Jelang Nataru Aman dan Stabil

Dengan meningkatnya risiko penipuan, masyarakat diingatkan untuk lebih waspada, terutama saat melakukan transaksi online. Verifikasi informasi dan tawaran yang diterima adalah langkah penting untuk menghindari kerugian finansial. ***

Advertisement

Follow dan Baca Artikel lainnya di  atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel