TIMETODAY.ID, BOGOR – Organisasi Cipayung Kota Bogor menyuarakan keprihatinannya terhadap dinamika politik menjelang Pilkada Kota Bogor.
Dalam pernyataan resminya, Cipayung menyoroti indikasi ketidaknetralan aparatur sipil negara (ASN) dan penyelenggara pemilu yang dinilai dapat merusak integritas demokrasi di daerah setempat.
“Kami melihat kondisi demokrasi saat ini penuh lika-liku. Indikasi keberpihakan pejabat atau ASN terhadap pasangan calon (Paslon) sangat meresahkan, bahkan dapat mengancam demokrasi yang telah dibangun sejak Reformasi 1998,” ungkap perwakilan Cipayung Kota Bogor dalam keterangan tertulisnya yang diterima timetoday.id, Rabu (27/11/2024).
Tak hany itu, Cipayung juga menyoroti keberpihakan yang diduga terjadi di berbagai tingkat pemerintahan, termasuk indikasi praktik suap dan gratifikasi terhadap penyelenggara Pilkada. Hal ini dinilai mencederai kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.
Dalam pernyataan tersebut, Cipayung menyerukan beberapa poin penting:
- Mendesak ASN, TNI, Polri, serta Forkopimda Kota Bogor untuk menjaga netralitas selama Pilkada.
- Meminta KPU dan Bawaslu menjaga integritas serta mengusut dugaan pelanggaran dan keberpihakan terhadap Paslon tertentu.
- Mengajak masyarakat untuk turut melaporkan indikasi ketidakberesan dalam pelaksanaan Pilkada.
- Menekankan kepada seluruh Paslon untuk menjauhi praktik politik uang demi menciptakan Pilkada yang jujur dan adil.
- Mendesak Pj Wali Kota Bogor bersikap tegas terhadap ASN yang tidak netral dan mempertimbangkan pengunduran diri jika gagal menegakkan integritas.
- Menyerukan agar Forkopimda tidak melakukan tindakan yang dapat memengaruhi jalannya pemilihan.
“Kami meminta agar proses Pilkada Kota Bogor dilakukan secara akuntabel, transparan, dan profesional demi mencerminkan kehendak rakyat yang sebenarnya,” tegas perwakilan Cipayung.
Cipayung menegaskan komitmennya untuk terus mengawal jalannya Pilkada agar berlangsung aman, damai, dan kondusif.
Organisasi tersebut juga berharap Pilkada kali ini dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi di Kota Bogor. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel




































