Manajemen RSUD Leuwiliang Beberkan Kondisi Terkini Pasien Korban Perampokan

RSUD Leuwiliang
Polisi mengevakuasi jasad HS (26) korban perampokan di Kampung Cimayang Sari, RT 14/06, Desa Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/9/2024) Foto : Andres/Narasitoday.com.

TIMETODAY.ID –  Manajemen RSUD Leuwiliang membenarkan menerima pasien korban perampokan yang terjadi di Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, pada Rabu (18/9/2024). Para korban mengalami luka yang cukup serius akibat kejadian tersebut.

Kepala PKRS RSUD Leuwiliang, Amir, menyampaikan korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 09.58 WIB menggunakan ambulans dari Desa Cimayang dan langsung dibawa ke Instalasi Kegawatdaruratan dan Fasilitas (IKF). Dari empat korban yang dibawa, satu di antaranya meninggal dunia akibat luka serius.

“Korban yang meninggal berinisial HS, berusia 25 tahun, warga Kampung Rawahingkik, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. HS mengalami luka berat di bagian kepala dan leher,” jelas Amir, Kamis (19/9/2024).

Advertisement
Baca Juga :  Pemkab Bogor Siap Antisipasi Penyebaran Chikungunya Melalui Deteksi Dini dan PSN

Sementara itu, tiga korban lainnya yang selamat langsung mendapat perawatan intensif. Salah satunya, NN, perempuan berusia 28 tahun dari Cimayang, mengalami luka di bagian kepala dan sedang dalam penanganan medis. Korban lainnya, RS, pria 25 tahun juga dari Cimayang, mengalami cedera serius di kepala dan masih dirawat intensif.

Baca Juga :  Puncak HKN ke-59, RSUD Leuwiliang Raih Sejumlah Penghargaan

Amir menambahkan bahwa kondisi kedua korban tersebut berangsur membaik, namun perawatan intensif masih diperlukan. Satu korban lainnya, seorang anak berusia 8 tahun berinisial A, telah diizinkan pulang karena hanya mengalami luka ringan.

“Seluruh korban telah kami tangani dengan cepat sesuai prosedur medis yang berlaku. Kami juga turut berduka atas insiden ini dan siap mendukung proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwajib,” tutup Amir. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

 

 

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel