Prakiraan Cuaca Senin 9 September 2024, BMKG : Waspada Cuaca Ekstrem

prakiraan cuaca Bogor
Ilustrasi/freepik.com

TIMETODAY.ID – Prakiraan cuaca Senin 9 September 2024, sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi akan mengalami hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini bagi daerah-daerah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi serta ancaman cuaca ekstrem.

Cuaca ekstrem diperkirakan terjadi di wilayah Sumatera hingga kawasan Indonesia bagian timur. Berikut ini adalah wilayah yang diprediksi akan terdampak:

Advertisement
  1. Sumatera Utara dan Sumatera Barat

Medan, Padang, dan sekitarnya diperkirakan akan menerima curah hujan yang tinggi. Warga di daerah pegunungan diminta waspada terhadap potensi tanah longsor.

  1. Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi)

BMKG memprediksi hujan lebat di Jabodetabek, terutama pada sore hingga malam hari, yang dapat menyebabkan genangan air atau banjir di beberapa titik.

  1. Jawa Barat dan Jawa Tengah
Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Bogor untuk Hari Ini, Jumat 15 Maret dan Sabtu 16 Maret 2024 Menurut BMKG

Kota-kota seperti Bogor, Bandung, Semarang, Solo, dan Yogyakarta diperkirakan akan mengalami hujan deras. Warga di daerah pegunungan, terutama di sekitar Gunung Merapi, perlu berhati-hati terhadap ancaman tanah longsor.

  1. Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan

Hujan dengan intensitas tinggi di Kalimantan Timur dan Selatan berpotensi menyebabkan banjir, terutama di sekitar Sungai Mahakam dan Barito.

  1. Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah

Kota-kota seperti Makassar, Palu, dan Luwu akan mengalami hujan deras. Masyarakat di wilayah pesisir dan pegunungan diminta mewaspadai banjir, longsor, dan ombak tinggi.

  1. Maluku dan Papua
Baca Juga :  Kado Awal Tahun di Kota Bogor, Harga Bahan Pokok Melonjak Drastis 

Maluku dan Papua juga diprediksi akan terkena hujan lebat sepanjang hari, yang berpotensi memicu banjir dan longsor di daerah pegunungan.

Cuaca ekstrem ini disebabkan oleh sejumlah faktor meteorologis, termasuk tekanan rendah di Samudra Hindia dan Pasifik serta fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang meningkatkan curah hujan di Indonesia.

Dampak hujan lebat ini diperkirakan akan mempengaruhi aktivitas masyarakat di berbagai kota besar, terutama di sektor ekonomi, sosial, dan infrastruktur.

Warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan tanah longsor diimbau untuk mempersiapkan diri dengan baik dan memperhatikan informasi cuaca dari BMKG. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel