Momen 250 Penyandang Difabel Buka Puasa Bersama di Vihara Dhanagun Bogor

difabel
250 orang penyandang difabel berkumpul untuk berbuka puasa bersama di halaman Vihara Dhanagun di Jalan Suryakencana, Kota Bogor, Minggu (31/3/2024). Foto : timetoday.id

TIMETODAY.ID – 250 penyandang difabel berkumpul untuk berbuka puasa bersama di halaman Vihara Dhanagun di Jalan Suryakencana, Kota Bogor, Minggu (31/3/2024).

Acara tersebut diselenggarakan  Yayasan Vihara Dhanagun bersama Persatuan Gerak Badan (PGB) Peduli, Bogor Sahabats (Bobats), dan Badan Sosial Lintas Agama (Basolia). Sebelumnya, pada hari Rabu (27/3/2024), mereka juga mengadakan acara serupa untuk 400 anak yatim piatu dan duafa.

Menurut Ketua Panitia, Hettyana Yasin Raharja, lebih dari 200 orang difabel dari Kota Bogor dan 50 orang dari kabupaten, beserta pendampingnya, ikut serta dalam kegiatan ini. Dia juga mengungkapkan bahwa tanpa bantuan donatur dan sponsor, Vihara Dhanagun dan relawan PGB tidak akan mampu melaksanakan kegiatan ini sendiri.

Advertisement
Baca Juga :  Anak Menteri Airlangga Jadi Ketua Tim Pemenangan, Jaro Ade Cabup Bogor dari Golkar Sudah Final

Hettyana menyatakan rasa terima kasihnya atas bantuan yang penuh kasih dan perhatian terhadap penyandang disabilitas dan anak yatim.

“Tradisi berbuka puasa bersama penyandang disabilitas ini telah berlangsung selama 9 tahun. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antar umat beragama di Kota Bogor,” ujarnya.

Dia berharap kerukunan dan kedamaian di Kota Bogor akan terus terjaga dengan baik di masa mendatang.

“Kami senang bisa berbagi kebahagiaan dan berharap ini memperkuat toleransi dan saling menghargai di antara kita,” tambahnya.

Baca Juga :  4 Fakta Menarik Seputar Cap Go Meh, Intip Yuk Ada Apa Saja!

Sementara itu, Marsekal Pertama TNI M. Taufiq Arasj, Komandan Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja, juga memberikan apresiasi atas kegiatan ini yang sudah berlangsung hampir 9 tahun.

Dia melihat tingginya kepedulian dari pengurus Vihara Dhanagun serta komponen masyarakat dari Basolia, Bobats, dan PGB Bangau Putih.

“Keistimewaan yang diberikan kepada penyandang disabilitas dan perawatannya adalah sesuatu yang luar biasa. Ini menunjukkan nilai keberagaman dan toleransi yang perlu terus dikembangkan di Indonesia,” ungkapnya. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

=========================================================