Entasan ODF, Pemkot Bogor Terima Bio Tangki Septic Ramah Lingkungan

Bio Tangki Septic
Entasan ODF, Pemkot Bogor Terima Bio Septic Tank Ramah Lingkungan. Foto : Istimewa.

TIMETODAY.ID – Kelurahan Ciparigi di Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, menerima sumbangan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT PAL JAYA ABADI berupa lima unit Bio Tangki Septic untuk mendukung program Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan.

Bio Septic Tank dari PT PAL JAYA ABADI ini memiliki keunikan, sebagian bahan pembuatannya berasal dari sampah plastik bekas yang didaur ulang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah, bersama dengan Camat Bogor Utara, Riki Robiansyah, secara simbolis menerima sumbangan CSR tersebut.

Advertisement

Penggunaan Bio Tangki Septic berbahan dasar sampah plastik mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sekaligus menyokong inisiatif ramah lingkungan.

Sekda Bogor, Syarifah Sofiah, menyatakan bahwa penggunaan tangki septic ini selain mendukung program ODF, juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengurangi sampah. Di Kota Bogor, 68 kelurahan sudah mendeklarasikan komitmen untuk menjadi ODF, namun masih diperlukan pembuatan septik tank bagi rumah-rumah yang belum memiliki.

Baca Juga :  Innalillahi! Mayat Pria di Bogor Ditemukan Terbungkus Sarung, Kepala Dilakban

Proses deklarasi ODF dilakukan secara bertahap, dan seluruh kelurahan yang terlibat juga berusaha untuk menghentikan kebiasaan buang air besar sembarangan, meskipun belum memiliki septic tank atau kamar mandi sendiri.

“Pertama-tama, kita mengumumkan pembentukan dua kelurahan, lalu bertambah menjadi 19, dan terus berkembang hingga mencapai 21. Saat ini, jumlah kelurahan sudah mencapai 68,” kata Syarifah.

Sementara itu, Direktur PT PAL JAYA ABADI, Luski Febrian, menjelaskan bahwa CSR ini merupakan hasil dari kemitraan perusahaan dengan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor. Perusahaan tersebut menunjukkan komitmennya bukan hanya dalam mencari keuntungan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial.

Baca Juga :  Daging Domba Kaleng Ikut Meriahkan Idul Adha

“Tangki septik ini menggunakan 40 persen bahan dari plastik daur ulang atau limbah sampah plastik, yang melibatkan proses pemilahan untuk menjaga kualitas produksi,” terangnya.

Menurutnya,  penggunaan daur ulang dianggap sebagai langkah sejalan dengan semangat perbaikan lingkungan dan upaya pemerintah dalam mengurangi sampah plastik.

Tangki septic ini menggunakan media bakteri dari bahan daur ulang untuk mengolah limbah domestik, sehingga limbah yang masuk akan diolah oleh bakteri dan hanya menyisakan lumpur.

“Produk ini telah mendapat respon positif dari masyarakat selama 10 tahun diluncurkan, serta sudah tersertifikasi oleh Kementerian PUPR dan instansi terkait dari segi kualitas dan keamanan,” tuntasnya. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp TIMETODAY WA CHANNEL

=========================================================