Masyarakat Bogor Tagih Janji Ridwan Kamil Bangun Jalur Tambang

TIMETODAY.ID, BOGOR Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, menagih janji kampanye Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil terkait pembangunan jalur tambang di Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor.

Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Daen Nuhdiana sapaan akrabnya menilai, Ridwan Kamil sudah mencederai hati masyarakat Kabupaten Bogor terkait janjinya tersebut hingga saat ini belum juga direalisasikan.

“Kang Emil itu harus membuka kembali dan belajar lagi soal makna janji seorang muslim,” kata politisi partai Hanura itu, kepada wartawan.

Advertisement

Menurut Daen – sapaan akrabnya, menurut agama Islam, ketika seorang muslim mengucapkan janji dan janji yang diucapkan seorang muslim itu terhitung sebagai hutang.

Baca Juga :  Empati Terhadap Pejuang Demokrasi yang Gugur, Cabup Bogor Jaro Ade Takziah ke Rumah Petugas KPPS

“Dalam hadist juga kan kalau janji sudah diucapkan, itu adalah hutang. Saya sebagai wakil rakyat yang tinggal dekat dengan lokasi pertambangan sangat menyayangkan janjinya kang Ridwan Kamil,” ucap Daen.

Daen menyebut banyaknya truk besar yang parkir di Jalan Raya Parungpanjang, hal tersebut merupakan salah satu buntut dari tidak segera dibangunnya jalur tambang oleh pemerintah, bahkan banyak korban meninggal dunia akibat kecelakaan yang disebabkan oleh truk tambang.

“Intinya sebagai wakil rakyat dan mewakili rakyat dapil lima Kabupaten Bogor meminta, kepada Ridwan Kamil untuk tidak melupakan janji saat kampanye sebelum menjadi Gubernur Jawa Barat,” tegasnya.

Sebagai informasi, warga yang berada di sekitar usaha tambang seperti, Kecamatan Parungpanjang, Cigudeg, dan Kecamatan Rumpin sudah geram soal janji kampanye Ridwan Kamil yang katanya bakal merealisasikan jalur tambang.

Baca Juga :  Tidak Bisa Dibobol Gerbang Tegar, BEM se-Bogor Ancam Kembali Turun Aksi

Jalan khusus tambang tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, karena selain mengakibatkan rusaknya jalan, kemacetan lalu lintas, debu, meninggal akibat kecelakaan dan dampak negatif lainnya.

“Ini janji sudah bertahun-tahun belum juga terwujud, masa harus diingatkan kembali soal janji kampanye sebelum jadi Gubernur. Banyak masyarakat yang merasa tersiksa soal jalur tambang, debunya bisa sebabkan penyakin, juga merusak jalan. Sekali lagi saya minta, pak gubernur tolong ingat janjinya,” pungkasnya. (din)

=========================================================