Sidak Kafe Nona Manis dan Tipzy Bears, Satpol PP Ingatkan SOP Pencegahan Kegaduhan

Kafe Nona Manis dan Tipzy Bears
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Tipzy Bears, bagian dari kawasan Kafe Nona Manis, Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (7/7/2026) malam. Sidak ini digelar untuk memeriksa kelengkapan perizinan usaha serta meminta klarifikasi terkait insiden keributan yang sempat viral di media sosial. FOTO : DOK. SATPOL PP KOTA BOGOR.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor menggerebek Kafe Nona Manis dan Tipzy Bears di Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah, Selasa (7/7/2026) malam, dalam inspeksi mendadak (sidak) terkait perizinan usaha. Dari penggerebekan tersebut, petugas menyita 35 botol minuman keras (miras) golongan B dan C, meski hasil pemeriksaan menunjukkan perizinan usaha kafe tersebut lengkap. Sidak ini digelar menyusul insiden keributan di kawasan itu yang sempat viral di media sosial.

Kepala Satpol PP Kota Bogor, Pupung W Purnama, mengatakan sidak melibatkan 30 personel yang didampingi unsur Kecamatan Bogor Tengah, dengan fokus pemeriksaan pada kelengkapan perizinan usaha sekaligus permintaan klarifikasi terkait insiden keributan yang sempat viral tersebut.

“Kami sudah mendatangi cafe Nona Manis, sesuai arahan Wali Kota Bogor. Kita cek seluruh perizinan dan memeriksa lokasi tempat usaha tersebut,” kata Pupung kepada wartawan, Rabu (8/7/2026).

Advertisement

Perizinan Lengkap, Namun Miras Golongan B dan C Ditemukan

Dari hasil pemeriksaan, Pupung menyebut Cafe Nona Manis dan Tipzy Bears telah mengantongi seluruh perizinan usaha yang diperlukan, termasuk izin SKPLA Golongan A. Meski demikian, petugas menemukan 35 botol minuman beralkohol golongan B dan C di area kafe tersebut.

“Karena ditemukan minuman beralkohol golongan B dan C, maka dilakukan 35 botol itu diamankan. Untuk perizinan usaha tersebut sudah ada dan lengkap,” jelas Pupung.

Baca Juga :  Sekda Ajat Pastikan SPI KPK Berjalan Baik Sesuai Arahan Bupati Bogor

Ia menambahkan, pihak kafe telah diingatkan sesuai standar operasional prosedur (SOP) agar insiden keributan tidak terulang. Jika keributan kembali terjadi, sanksi akan dijatuhkan sesuai aturan yang berlaku. Ke depan, Satpol PP akan meningkatkan pengawasan tempat hiburan malam (THM) dengan berkoordinasi bersama TNI dan Polri.

Keributan Terjadi di Luar Area Kafe

Terkait keributan yang viral di media sosial, Pupung menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan manajemen Cafe Nona Manis, insiden tersebut sebenarnya terjadi di luar area tempat usaha. Pihak kafe disebut berinisiatif melerai dan membawa pihak-pihak yang bertikai ke dalam area kafe agar persoalan dapat diselesaikan secara musyawarah dan tidak meluas. Pupung menegaskan, orang-orang yang terlibat keributan bukan merupakan pengunjung kafe, dan persoalan tersebut sudah selesai saat kejadian.

Pengelola: Kami Jadi Korban Narasi yang Menyesatkan

Di tempat terpisah, perwakilan Humas Teras Nona Manis, Fransiskus Darma atau yang akrab disapa Franky, angkat bicara mengenai dugaan keributan yang menyeret nama tempat usahanya hingga ramai dibahas di akun media sosial @dewanperwakilannetizen.

Franky menyayangkan adanya narasi yang menyebut Tipzy Bears salah satu ruangan di dalam Teras Nona Manis, sebagai lokasi yang kerap terjadi keributan. Menurutnya, insiden itu sebenarnya terjadi di area parkir kendaraan di luar gedung Teras Nona Manis.

“Jadi, kala itu memang ada orang yang membuat kegaduhan di depan tempat kami dan bukan didalam area usaha kami. Berdasarkan informasi yang kami terima bahwa orang tersebut diduga ada gesekan dengan petugas parkir,” ujar Franky, Selasa (7/7/2026).

Baca Juga :  Honda Racing Indonesia Bidik Empat Gelar di Final ITCR Mandalika

Ia menjelaskan, pihaknya kemudian mengajak orang-orang yang berselisih untuk masuk ke dalam kafe agar persoalan dapat dimediasi. Hasilnya, kedua belah pihak yang bertikai sepakat berdamai dan saling memaafkan.

Franky juga menegaskan, keributan tersebut belum tentu dipicu pengaruh minuman beralkohol, mengingat kejadian bermula dari gesekan dengan petugas parkir di luar area kafe. Ia menambahkan, pelaku keributan bukan merupakan pengunjung Teras Nona Manis.

Menurut Franky, video yang beredar di media sosial dinilai merugikan pihaknya karena menarasikan seolah-olah keributan terjadi di dalam ruang Tipzy Bears, sehingga membentuk opini publik bahwa keributan kerap terjadi di lingkungan Teras Nona Manis.

“Jadi ini bisa dikatakan bahwa kita itu menjadi korban. Harusnya ada klarifikasi kepada kami sebagai hak jawab dari kami,” ujarnya.

Terkait kemungkinan langkah hukum terhadap akun media sosial yang menyebarkan narasi tersebut, Franky mengaku pihaknya masih mengkaji opsi tersebut. Manajemen disebut telah menghubungi pihak terkait untuk meluruskan informasi, namun belum mendapat tanggapan.

Franky berharap masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial tanpa konfirmasi lebih dulu kepada pihak-pihak terkait.

Editor : B. Supriyadi

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel