Jaga Kelestarian Gunung, Pendaki Perlu Terapkan Perbekalan Ramah Lingkungan

gunung
camping di gunung. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Mendaki gunung bukan hanya tentang mencapai puncak atau menikmati panorama alam dari ketinggian. Di balik setiap perjalanan, ada tanggung jawab untuk menjaga kelestarian lingkungan agar tetap bersih dan lestari bagi generasi berikutnya.

Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan pendaki adalah membawa perbekalan yang lebih ramah lingkungan. Selain membantu mengurangi sampah di kawasan pendakian, kebiasaan ini juga mendukung praktik wisata alam yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Berikut beberapa cara yang bisa diterapkan sebelum memulai pendakian.

Advertisement

Gunakan Botol Minum dan Wadah Makan yang Bisa Dipakai Berulang

Botol plastik sekali pakai masih menjadi salah satu jenis sampah yang kerap ditemukan di jalur pendakian. Untuk mengurangi limbah tersebut, pendaki disarankan membawa botol minum isi ulang, seperti tumbler berbahan stainless steel atau plastik bebas BPA.

Selain itu, membawa kotak makan sendiri juga dapat mengurangi ketergantungan pada kemasan sekali pakai. Cara ini tidak hanya membantu menjaga lingkungan, tetapi juga lebih ekonomis selama perjalanan.

Pilih Logistik dengan Kemasan Sesedikit Mungkin

Saat menyiapkan perbekalan, sebaiknya pilih makanan yang tidak menghasilkan banyak sampah kemasan. Makanan dapat dibeli dalam kemasan besar lalu dipindahkan ke wadah yang dapat digunakan kembali.

Baca Juga :  5 Ide Resep Takjil Buka Puasa yang Patut Kamu Coba, Jadikan Momen Berbuka Puasa Lebih Nikmat

Mengurangi penggunaan kemasan sachet atau plastik kecil akan membantu menekan jumlah sampah yang dihasilkan selama pendakian. Selain lebih ramah lingkungan, langkah ini juga membuat barang bawaan menjadi lebih ringkas.

Bawa Peralatan Makan Pribadi

Peralatan makan sekali pakai memang praktis, namun berpotensi menambah volume sampah di alam terbuka. Sebagai gantinya, pendaki dapat membawa sendok, garpu, dan gelas pribadi yang terbuat dari bahan tahan lama seperti stainless steel atau bambu.

Saat ini tersedia berbagai perlengkapan makan lipat yang ringan dan mudah disimpan di dalam tas carrier, sehingga tidak menambah beban secara signifikan.

Siapkan Kantong Khusus untuk Sampah

Prinsip utama dalam aktivitas pendakian adalah membawa turun kembali semua sampah yang dihasilkan selama perjalanan. Karena itu, kantong sampah menjadi perlengkapan yang wajib dibawa.

Pendaki juga disarankan memisahkan sampah organik dan anorganik agar lebih mudah dikelola setelah turun dari gunung. Penggunaan kantong yang kuat dan dapat digunakan berulang kali juga menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga :  5 Kreasi Mi Instan Ala Anak Kost yang Lezat dan Hemat di Akhir Bulan! Lengkap dengan Bahan dan Cara Membuatnya

Kurangi Penggunaan Barang Sekali Pakai

Sebelum berangkat, periksa kembali perlengkapan yang akan dibawa. Hindari membawa produk sekali pakai yang sebenarnya bisa digantikan dengan alternatif yang lebih berkelanjutan.

Misalnya, menggunakan saputangan kain sebagai pengganti tisu berlebihan, membawa handuk kecil yang bisa dicuci ulang, atau menghindari penggunaan sedotan plastik dan peralatan makan sekali pakai. Selain mengurangi sampah, langkah ini juga membuat isi tas menjadi lebih efisien.

Menjaga Gunung Tetap Lestari

Menerapkan kebiasaan ramah lingkungan saat mendaki merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap alam. Dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membawa perlengkapan yang dapat digunakan berulang kali, serta bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan, setiap pendaki turut berperan menjaga kebersihan dan keindahan kawasan pegunungan.

Alam yang tetap terjaga bukan hanya memberikan pengalaman mendaki yang nyaman saat ini, tetapi juga menjadi warisan berharga bagi para pencinta alam di masa mendatang.***

Editor : Syafira

Sumber : idntimes.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel