TIMETODAY.ID, JAKARTA — Harga emas batangan produksi Antam masih bertahan di level tinggi pada perdagangan Minggu (14/6/2026). Setelah mengalami sejumlah pergerakan dalam beberapa pekan terakhir, harga logam mulia tersebut tercatat tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya.
Berdasarkan daftar harga resmi yang berlaku di Butik Emas Logam Mulia (BELM) Setiabudi One, Jakarta, emas Antam ukuran 1 gram dipasarkan seharga Rp2.711.000 per gram. Angka tersebut sama dengan posisi pada Sabtu (13/6/2026).
Sementara itu, harga buyback atau nilai yang diterima pemilik saat menjual kembali emas batangan ke Antam juga tidak berubah, yakni berada di level Rp2.454.000 per gram.
Stabilnya harga emas terjadi di tengah tingginya minat masyarakat terhadap instrumen investasi yang dinilai relatif aman di tengah ketidakpastian ekonomi global. Logam mulia masih menjadi salah satu pilihan favorit untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang.
Untuk pecahan terkecil, emas Antam ukuran 0,5 gram saat ini dipasarkan dengan harga Rp1.405.500. Sedangkan untuk ukuran yang lebih besar, harga menyesuaikan dengan berat masing-masing produk.
Pemerintah saat ini tidak lagi mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas transaksi emas sesuai ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2022. Namun, transaksi pembelian emas tetap dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,25 persen sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 48 Tahun 2023.
Berikut rincian harga emas Antam per Minggu (14/6/2026):
- Emas 0,5 gram: Rp1.405.500
- Emas 1 gram: Rp2.711.000
- Emas 2 gram: Rp5.362.000
- Emas 3 gram: Rp8.018.000
- Emas 5 gram: Rp13.330.000
- Emas 10 gram: Rp26.605.000
- Emas 25 gram: Rp66.387.000
- Emas 50 gram: Rp132.695.000
- Emas 100 gram: Rp265.312.000
- Emas 250 gram: Rp663.015.000
- Emas 500 gram: Rp1.325.820.000
- Emas 1.000 gram: Rp2.651.600.000
Dengan harga yang masih bertahan di atas Rp2,7 juta per gram, emas Antam tetap menjadi instrumen investasi yang banyak diburu masyarakat, baik untuk tujuan tabungan jangka panjang maupun diversifikasi aset.***
Editor : Syafira
Sumber : iNews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



































