Kemendikdasmen Buka Bug Bounty 2026, Ajak Siswa hingga Dosen Uji Keamanan Siber

Kemendikdasmen
ilustrasi keamanan siber. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Di tengah meningkatnya ancaman digital, Kementerian Pendidikan (Kemendikdasmen) Dasar dan Menengah kembali membuka ajang tahunan Bug Bounty 2026. Program yang telah memasuki tahun kelima ini menjadi upaya serius pemerintah memperkuat sistem keamanan siber di sektor pendidikan nasional.

Mengusung tema Build Cyber Resilience, kompetisi ini tidak sekadar mencari celah keamanan, tetapi juga mendorong lahirnya talenta-talenta baru di bidang keamanan digital.

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikdasmen, Wibowo Mukti, menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai ruang eksplorasi yang aman bagi peserta.

Advertisement

“Program Bug Bounty dapat menjadi jembatan untuk mewujudkan passion di bidang keamanan siber menjadi prestasi yang membanggakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, peserta akan melakukan pengujian sistem dalam lingkungan terkendali (sandbox), sehingga tidak mengganggu layanan digital Kemendikdasmen.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Dorong Sekolah Digital, Revitalisasi Pendidikan Sumut Terus Berjalan

Kategori dan Syarat Peserta

Kompetisi ini terbuka untuk empat kelompok, yaitu:

  • Siswa SMA/SMK/MA (minimal 17 tahun)
  • Mahasiswa
  • Guru
  • Dosen

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dan berdomisili di Indonesia
  • Mendaftar secara individu (tidak mewakili institusi)
  • Bukan pegawai Kemendikdasmen
  • Terdaftar aktif di Dapodik atau PDDikti 2026
  • Bukan pengembang sistem yang menjadi target
  • Bukan pemenang Bug Bounty tahun 2022–2025

Cara Pendaftaran

Bagi yang tertarik, pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman berikut:
https://amanbersama.kemendikdasmen.go.id/

Langkah-langkahnya:

  1. Akses situs resmi Bug Bounty 2026
  2. Klik menu “Register”
  3. Pilih kategori peserta
  4. Masukkan data identitas (NIDN/NUPTK/NIM/NISN dan tanggal lahir)
  5. Lengkapi email dan nomor telepon
  6. Selesaikan proses registrasi
Baca Juga :  Literasi Siswa Masih Rendah, Kemendikdasmen Latih 1.500 Guru di 500 SD

Peserta yang lolos tahap administrasi akan menerima notifikasi melalui email dan mendapatkan akses untuk mengikuti tahap berikutnya. Mereka juga diwajibkan mengunggah dokumen perjanjian keikutsertaan.

Panitia menegaskan, status peserta dapat dibatalkan jika ditemukan pelanggaran terhadap aturan maupun ketentuan hukum yang berlaku.

Jadwal Pelaksanaan

Berikut lini masa Bug Bounty 2026:

  • Registrasi: 1–30 April 2026
  • Bug Hunting: 1–22 Mei 2026
  • Penjurian: 1–22 Mei 2026
  • Penghargaan: 19 Juni 2026

Melalui program ini, Kemendikdasmen berharap semakin banyak talenta muda yang tidak hanya peka terhadap keamanan digital, tetapi juga mampu berkontribusi langsung dalam menjaga ekosistem pendidikan yang aman dan tangguh di era siber.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel