Disdagin Kabupaten Bogor Jamin Harga Sembako Terkendali Jelang Lebaran

disdagin
Kepala Disdagin Kabupaten Bogor, Melly Kamelia. Foto : timetoday.id/Amelia Azizah.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor menjamin harga kebutuhan pokok tetap terkendali menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H melalui serangkaian operasi pasar bersubsidi dan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Kepala Disdagin Kabupaten Bogor, Melly Kamelia mengatakan, pemerintah daerah menggandeng sejumlah peritel modern untuk menjual bahan pokok dengan harga di bawah pasaran. Komoditas yang disediakan meliputi beras, terigu, gula, dan minyak goreng.

“Operasi pasar ini sebetulnya kita subsidi harganya. Ditambah ada Gerakan Pangan Murah, kita mengundang retail-retail toko modern supaya mereka menjual harga dengan subsidi dari mereka,” ujar Melly kepada wartawan, Sabtu (14/3/2026).

Advertisement
Baca Juga :  Anak Gagal Masuk Sekolah Negeri? Ini Curhat Pilu Orang Tua di Kabupaten Bogor

Intervensi harga juga menyasar komoditas daging. Melly menyebut, daging yang di pasaran dijual seharga Rp 140.000 hingga Rp 150.000 per kilogram kini dijual Rp 120.000 per kilogram dalam kegiatan tersebut.

Melly menegaskan, intervensi harga sengaja tidak dilakukan langsung di pasar-pasar tradisional guna menghindari persaingan dengan para pedagang setempat. Meski demikian, Disdagin tetap melakukan pemantauan harga secara berkala di sejumlah pasar di wilayah Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Antusias Mudik Lebaran 2026 Tinggi, Tiket Kereta dari Jakarta Banyak Diburu

Kegiatan operasi pasar bersubsidi akan terus digelar hingga menjelang Lebaran untuk membantu daya beli masyarakat.

Sebelumnya, Bupati Bogor Rudy Susmanto meninjau langsung kegiatan Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar di halaman Kantor Kecamatan Citeureup, Sabtu (14/3/2026). Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Bogor menyediakan sekitar 3.000 paket sembako bersubsidi seharga Rp 40.000 hingga Rp 50.000 per paket.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel