TIMETODAY.ID, BOGOR – Empat warga Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat terkonfirmasi terserang demam berdarah dengue (DBD). Keempat kasus tersebut tersebar di tiga desa berbeda, yakni Tamansari, Sukamulya, dan Sukasari, yang kini masuk dalam pantauan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor.
Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, membenarkan temuan tersebut. Dari empat kasus yang tercatat, dua di antaranya berasal dari Desa Tamansari, sementara masing-masing satu kasus ditemukan di Desa Sukamulya dan Sukasari.
“Iya benar ada empat orang kasus DBD di Rumpin, dari Tamansari dua kasus, Sukamulya satu kasus, Sukasari satu kasus,” ujar Fusia, Jumat (20/2/2026).
Seluruh pasien kini dalam pemantauan tenaga medis dan dilaporkan kondisinya membaik. Dinkes Kabupaten Bogor pun langsung mengambil sejumlah langkah penanganan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, mulai dari penyelidikan epidemiologi (PE) di lokasi terdampak, pemeriksaan jentik nyamuk, pemberantasan sarang nyamuk (PSN), hingga foging fokus.
Edukasi kepada masyarakat mengenai gerakan 3M Plus turut digencarkan, bersamaan dengan koordinasi bersama pemerintah desa, puskesmas, dan kader kesehatan setempat.
“Selain itu edukasi langsung ke masyarakat mengenai gerakan 3M Plus, berkoordinasi dengan pemerintah desa, puskesmas, kader kesehatan, dan melakukan foging fokus,” terang Fusia.
Fusia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan. Warga yang mengalami gejala seperti demam tinggi mendadak, nyeri kepala, nyeri sendi, mual, atau tanda-tanda perdarahan diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Kami Dinas Kesehatan akan terus melakukan pencegahan, pemantauan, dan penanganan demi menjaga kesehatan masyarakat,” tuntasnya.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































