TIMETODAY.ID, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Rabu (7/1/2026) dengan mencetak rekor baru. Sejak awal sesi, IHSG melesat dan nyaris menembus level psikologis 9.000, tepatnya dibuka di posisi 8.959,09.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan IHSG bergerak di rentang 8.940,60 hingga 8.970,87 pada awal perdagangan. Kenaikan tersebut turut mengerek nilai kapitalisasi pasar hingga sekitar Rp16.351 triliun.
Aktivitas transaksi di pasar saham terpantau cukup padat. Hingga awal sesi, volume perdagangan tercatat mencapai 4,79 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp2,89 triliun dan frekuensi sekitar 360 ribu kali transaksi.
Dari total saham yang diperdagangkan, 311 saham bergerak menguat, 235 saham melemah, sementara 412 saham stagnan.
Dari sisi pelaku pasar, investor domestik tercatat melakukan aksi jual bersih. Nilai pembelian investor dalam negeri mencapai Rp25,08 triliun, sedangkan nilai penjualan tercatat lebih tinggi di Rp25,67 triliun. Sebaliknya, investor asing masih membukukan beli bersih dengan nilai beli sebesar Rp8,95 triliun, melampaui nilai jual yang berada di angka Rp8,36 triliun.
Secara sektoral, penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas sektor saham. Sektor barang baku menjadi motor utama dengan kenaikan 1,91 persen, disusul sektor energi yang menguat 0,96 persen dan sektor perindustrian naik 0,72 persen. Sektor non-primer, keuangan, serta properti juga turut bergerak di zona hijau.
Namun, tidak semua sektor mencatatkan kinerja positif. Tekanan masih terlihat pada sektor infrastruktur yang terkoreksi 0,72 persen. Sektor transportasi melemah 0,22 persen, disusul sektor primer yang turun 0,22 persen. Sementara itu, sektor kesehatan bergerak terbatas di zona merah tipis.
Di papan perdagangan, sejumlah saham mencatatkan penguatan signifikan. Saham XPDV melonjak 24,62 persen ke level 810, disusul XPSG yang naik 24,42 persen ke 535, serta XPLQ yang menguat 20,07 persen ke 700.
Saham Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) juga melesat 24,39 persen ke 306, sementara Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) naik 19,34 persen ke level 580.
Sebaliknya, tekanan jual menimpa sejumlah saham. XDIF tercatat turun 14,98 persen ke 420, XISC melemah 13,90 persen ke 700, dan XISB terkoreksi 13,64 persen ke 57. Saham XBLQ ikut turun 12,09 persen ke 451, sementara GSMF melemah 8,55 persen ke level 139.***
Editor : Syafira
Sumber : iNews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































