Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Minta Pemda Lelang Dini Proyek Besar

Sastra Winara
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara memberikan keterangan kepada wartawan usai menghadiri doa akhir tahun 2025 bersama Masyarakat di Masji Raya Nurul Whaton. Sastra meminta Pemda Kabupaten Bogor melaksanakan lelang dini untuk proyek-proyek berskala besar agar tidak mengalami keterlambatan. Foto : timetoday.id/Amelia Azizah.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara meminta Pemerintah Daerah (Pemda) setempat melaksanakan lelang lebih awal untuk proyek-proyek berskala besar. Permintaan itu disampaikan menyusul pembangunan Masjid Raya Nurul Wathon di kawasan Gelora Pakansari, Cibinong, yang belum selesai sepenuhnya meski sudah mulai digunakan masyarakat untuk beribadah.

“Makanya kami berharap kepada Pemda untuk segera melelangkan lebih awal kalau kegiatan besar, lelangkan dulu,” kata Sastra kepada wartawan, Sabtu (27/12/2025).

Politisi Partai Gerindra itu menegaskan pentingnya perbaikan pola perencanaan dan pelelangan proyek di lingkungan Pemkab Bogor, khususnya untuk kegiatan berskala besar. Dengan pelaksanaan lelang dini, proyek pembangunan pada tahun anggaran berikutnya dapat berjalan lebih efektif sejak awal tahun dan tidak mengalami keterlambatan.

Advertisement
Baca Juga :  Pasar Petani Garuda Bogor Targetkan Operasional Saat CFD

“Yang mana pekerjaannya cukup rumit dan besar, kami meminta kepada Pemda melelang dini supaya ditetapkan pemenang, jadi awal tahun sudah bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sastra menyampaikan hal itu terkait catatan progres pembangunan Masjid Raya Nurul Wathon Pakansari. Ia mengungkapkan, penggunaan masjid saat ini masih menunggu penyempurnaan sejumlah fasilitas.

Ia berharap sisa waktu hingga akhir tahun dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan pemasangan seluruh fasilitas.

Baca Juga :  Kabar Duka: Pendiri PBHI, Johnson Panjaitan, Wafat, Tinggalkan Warisan Perjuangan HAM di Indonesia

“Kita berharap ada sisa akhir tahun, mudah-mudahan semua fasilitas sudah terpasang rapi supaya masyarakat kita melaksanakan ibadah bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Sastra mengaku telah berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai jumlah tenaga kerja yang dikerahkan dalam proyek tersebut. Saat ini terdapat lebih dari 500 pekerja yang terlibat dalam penyelesaian pembangunan masjid.

“Saya tanya ada berapa orang yang kerja, ternyata ada lebih 500 orang. Tentu ini adalah pola maksimal, jadi sisa waktu yang ada pergantian tahun bisa terselesaikan, mudah-mudahan,” pungkasnya.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel