Bangunan Rapuh, Lantai Dua Sekolah Alam di Banyumas Roboh Saat Acara Guru

sekolah alam
Tampak bagian lantai dua sekolah ambruk, dengan material kayu berserakan di lokasi kejadian. Foto: Dok. Tribunnews.com

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Lantai dua sebuah sekolah alam di Jalan Raya Baturaden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ambruk pada Selasa (25/11/2025) sore. Insiden yang terjadi saat kegiatan syukuran Hari Guru itu membuat 21 orang dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ketika puluhan guru sedang berkumpul untuk foto bersama dan tasyakuran. Suasana yang semula riang berubah menjadi kepanikan dalam hitungan detik, ketika lantai kayu bangunan yang sudah rapuh tak lagi mampu menahan beban.

Menurut saksi mata, Ridho Pratama, guru-guru berdiri dalam satu titik untuk berfoto sebelum lantai tiba-tiba patah dan mereka terjatuh dari lantai dua.

Advertisement
Baca Juga :  Logo HJB ke-543 Resmi Diluncurkan! Berikut Makna di Balik Tema Raksa Jagaditha

“Katanya lagi rapat evaluasi sekaligus tasyakuran Hari Guru,” kata Ridho di lokasi.

Tim Palang Merah Indonesia (PMI) dan pemadam kebakaran segera berdatangan untuk mengevakuasi korban. Proses penyelamatan berlangsung cepat namun dramatis, banyak korban merintih kesakitan saat dievakuasi dari reruntuhan.

Sebagian besar korban mengalami luka serius, termasuk patah tulang, dan kini menjalani perawatan intensif di RS Ortopedi Purwokerto.

Kapolsek Purwokerto Utara, Kompol Margono, menyebut ada 21 korban dalam insiden tersebut.

Baca Juga :  Ditahan Spurs, Manchester City Gagal Dekati Arsenal dan Mulai Dikejar King MU

“Informasi awal dari sekuriti ini ada 21 orang korbannya,” ujarnya.

Polisi masih menyelidiki penyebab ambruknya struktur bangunan tersebut. Pemeriksaan teknis akan dilakukan untuk memastikan kondisi konstruksi serta mencegah tragedi serupa terulang.

“Indikasi awal kami belum bisa menyampaikan penyebabnya karena kan kayu atau plafon atau apapun bentuknya kan harus dicek secara teknis,” jelas Margono.

Hingga malam hari, area sekolah dipasang garis polisi. Warga dan keluarga korban masih berdatangan, berharap kabar terbaik dari proses perawatan yang berlangsung.***

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel