Ketegangan AS–Meksiko Memanas, Trump Singgung Serangan Antinarkoba

AS
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum. Foto: AP

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan pernyataan keras terkait upaya memberantas peredaran narkoba. Dalam keterangannya kepada wartawan di Gedung Putih, Senin (17/11/2025) waktu setempat, Trump menyatakan siap mengizinkan serangan terhadap Meksiko apabila negara tetangga itu dianggap gagal menekan jaringan kartel narkotika.

Saat ditanya mengenai kemungkinan operasi militer antinarkoba AS di wilayah Meksiko, Trump menjawab lugas.

“Apakah saya akan melancarkan serangan di Meksiko untuk menghentikan narkoba? Saya tak masalah. Apa pun yang harus kita lakukan untuk menghentikan narkoba,” ujarnya.

Advertisement

Ia menambahkan, “Saya tidak mengatakan saya akan melakukannya, tetapi saya akan bangga melakukannya. Karena kita akan menyelamatkan jutaan nyawa dengan melakukannya,” dikutip AFP, Selasa (18/11).

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya operasi militer AS di kawasan Karibia sejak Agustus lalu. Washington mengerahkan enam kapal perang untuk memperketat pemberantasan perdagangan narkoba menuju AS. Kehadiran kapal induk USS Gerald R Ford di perairan sekitar Venezuela semakin memicu spekulasi mengenai kemungkinan intervensi militer yang lebih luas.

Baca Juga :  Daftar Nama Petinggi Negara yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter, Terbaru Presiden Iran

Komando Selatan AS (SOUTHCOM) menyebut pengerahan armada itu mengikuti “arahan Trump untuk membubarkan Organisasi Kriminal Transnasional dan melawan terorisme narkotika”. Pasukan AS sebelumnya mengklaim telah menewaskan sedikitnya 80 orang dalam serangkaian serangan terhadap kapal-kapal yang diduga mengangkut narkoba sejak September, meski detail mengenai target tidak dirilis.

Presiden Meksiko Balas: “Kami Tidak Menginginkan Intervensi”

Ancaman Trump itu langsung dijawab Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum. Dalam konferensi pers, Rabu (19/11), Sheinbaum menolak keras kemungkinan serangan AS ke wilayah negaranya.

Baca Juga :  Di Tengah Kritik Global, Trump Tegaskan Hukum Internasional Bukan Batasan

“Itu tidak akan terjadi,” tegas Sheinbaum.

Ia menambahkan bahwa Meksiko menghargai kerja sama dengan AS, tetapi menolak tindakan yang bersifat dominatif. “Kami tidak menginginkan intervensi oleh pemerintah asing mana pun. Ada kerja sama dan ada koordinasi, tetapi bukan subordinasi,” ujarnya.

Sheinbaum juga mengingatkan sejarah kelam hubungan kedua negara pada abad ke-19, ketika AS merebut sebagian besar wilayah Meksiko melalui intervensi militer. “Terakhir kali Amerika Serikat datang untuk melakukan intervensi di Meksiko, mereka telah merebut separuh wilayahnya. Kami tidak dapat mengizinkan intervensi,” kata dia.

Pernyataan Sheinbaum mencerminkan sikap tegas pemerintah Meksiko yang menolak tekanan eksternal, sekaligus menegaskan bahwa persoalan kartel merupakan isu yang akan ditangani sesuai kebijakan nasional, bukan lewat ancaman militer negara lain.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel