
TIMETODAY.ID, JAKARTA — Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) melakukan kunjungan resmi ke Gedung Putih dan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Selasa (18/11/2025) waktu setempat.
Pertemuan itu menjadi momen penting, mengingat ini merupakan kunjungan pertama MBS sejak kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pada 2018 yang sempat menegangkan hubungan kedua negara.
Trump menerima MBS di Ruang Oval dan langsung melontarkan pujian. Ia menyebut MBS sebagai “kawan baik” dan menilai sang putra mahkota melakukan pekerjaan yang “luar biasa” dalam isu hak asasi manusia.
“Banyak orang tidak menyukai pria yang Anda bicarakan itu. Entah Anda menyukainya atau tidak menyukainya, banyak hal terjadi, tetapi dia (sang pangeran) tidak tahu apa-apa tentang itu,” kata Trump menjawab pertanyaan wartawan terkait pembunuhan Khashoggi.
Trump bahkan menegur reporter yang menyinggung kasus tersebut.
“Anda tidak perlu mempermalukan tamu kami dengan mengajukan pertanyaan seperti itu,” ujarnya.
Jamuan Makan Malam Berbalut Candaan MBS
Di malam hari, Gedung Putih menggelar jamuan makan malam kenegaraan untuk menghormati MBS. Meski bukan kepala negara, sang putra mahkota mendapat sambutan seremonial khas tamu penting.
Sebuah momen ringan terjadi saat MBS menyampaikan pidato. Ia menyinggung kabar soal taruhan online yang menebak pakaian yang akan ia kenakan.
“Sebelum saya datang ke sini, seseorang memberitahu saya bahwa ada situs taruhan, bahwa mereka bertaruh untuk saya mengenakan setelan jas hitam. Dan jika Anda bertaruh untuk saya mengenakan setelan jas hitam, dan saya datang ke sini dengan setelan jas hitam, mereka akan mendapatkan hampir 17 kali lipat. Jadi saya ingin memberitahu mereka, maaf, Anda kalah taruhan,” ujarnya disambut tawa para tamu.
“Mungkin lain kali,” tambah MBS, sementara Trump yang berdiri di sampingnya tampak tersenyum.
Jamuan tersebut dihadiri berbagai tokoh bisnis hingga olahraga, termasuk Elon Musk dan Cristiano Ronaldo. Trump sempat menyapa Ronaldo dan mengaku bahwa putranya, Barron, adalah penggemar berat pesepakbola Al Nassr itu.
“Anak saya penggemar berat Ronaldo. Saya rasa dia lebih menghormati ayahnya sekarang, karena saya memperkenalkan Anda,” kata Trump seperti dikutip AFP.
AS Tetapkan Saudi sebagai Sekutu Utama Non-NATO
Dalam momen yang sama, Trump mengumumkan keputusan strategis: Arab Saudi resmi ditetapkan sebagai major non-NATO ally atau sekutu utama non-NATO.
“Malam ini, saya dengan bangga mengumumkan bahwa kami telah meningkatkan kerja sama militer ke tingkat yang lebih tinggi dengan secara resmi menetapkan Arab Saudi sebagai sekutu utama non-NATO,” ujarnya.
Trump menyebut pengumuman itu pertama kali disampaikan langsung kepada MBS pada malam tersebut. Status MNNA memberikan kemudahan kerja sama keamanan dan perdagangan pertahanan, meski tidak mengikat komitmen militer AS.
Kunjungan MBS juga menghasilkan sejumlah perjanjian penting, termasuk kerja sama energi nuklir sipil dengan perusahaan Amerika sebagai mitra utama—serta pembelian jet tempur siluman F-35 sebagai bagian dari paket pertahanan strategis.
Dalam pernyataannya, MBS kembali menegaskan posisi Saudi soal normalisasi hubungan dengan Israel. Ia menyebut pembentukan negara Palestina tetap menjadi syarat dasar.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































