Manfaat Jalan Kaki Pagi dan Sore bagi Tekanan Darah dan Gula Darah

Berjalan kaki
ilustrasi Berjalan kaki (foto: istock)

TIMETODAY.ID, JAKARTA Berjalan kaki mungkin terlihat sederhana, tetapi kebiasaan ini punya manfaat besar untuk kesehatan kardiovaskular, terutama menjaga tekanan darah tetap stabil. Banyak dokter bahkan menyebutnya sebagai “obat penenang” alami bagi jantung.

Namun, pertanyaan klasik muncul: kapan waktu terbaik untuk jalan kaki—pagi atau sore hari? Ternyata, keduanya sama-sama bermanfaat, tetapi efeknya berbeda.

“Setiap tubuh memiliki jam alami yang disebut ritme sirkadian. Jam ini menentukan kapan tingkat energi meningkat dan kapan tubuh terasa lesu. Tekanan darah juga dipengaruhi oleh ritme ini,” jelas Times of India.

Advertisement

Jalan Kaki di Pagi Hari: Lawan Lonjakan Tekanan Darah

Pagi hari, hormon stres kortisol berada pada puncaknya, yang dapat meningkatkan tekanan darah. Tak heran jika banyak orang merasakan manfaat jalan kaki di pagi hari sebagai cara menenangkan tubuh setelah bangun tidur.

Baca Juga :  Viral di Media Sosial, Produk Kurma Berlabel Sirup Glukosa Jadi Sorotan Publik

Penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki sebelum sarapan dapat meningkatkan sensitivitas insulin, membantu tubuh menggunakan gula darah lebih efisien—manfaat penting bagi penderita diabetes.

Selain itu, jalan kaki pagi dapat meredakan lonjakan tekanan darah yang kerap muncul saat bangun tidur, fenomena yang dikenal sebagai morning surge.

“Jalan kaki dapat bertindak sebagai ‘obat penenang’ alami yang menjaga tekanan darah tetap stabil sepanjang hari,” tulis laporan Times of India.

Jalan Kaki di Sore Hari: Redam Gula dan Tekanan Darah

Begitu pula dengan sore hari. Setelah makan siang, kadar gula darah biasanya meningkat. Jalan kaki sore hari membantu otot menyerap kelebihan gula, menurunkan kadar gula tanpa perlu obat tambahan.

Baca Juga :  Perhatikan Pola Makan, Tujuh Jenis Makanan Ini Berpotensi Picu Inflamasi

Bahkan, berjalan kaki selama 15-20 menit setelah makan malam terbukti efektif mengendalikan lonjakan gula darah pasca-makan.

Selain itu, aktivitas ringan di sore hari juga membantu jantung lebih rileks, sekaligus menurunkan tekanan darah menjelang malam.

Penelitian dalam jurnal Hypertension menegaskan bahwa jalan kaki pagi menurunkan tekanan darah di siang hari, sedangkan jalan kaki sore memberi manfaat bagi tekanan darah malam.

Dengan kata lain, pagi dan sore sama-sama memiliki keunggulan masing-masing. Pilihan waktu bisa disesuaikan dengan ritme hidup dan kenyamanan pribadi. Yang terpenting, berjalan kaki rutin menjadi kunci bagi tubuh sehat dan tekanan darah yang stabil.

Editor : Syafira

Sumber : CNNIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel