Kesadaran Pengendara Dinilai Rendah, Pertigaan Mayor Oking Citeureup Rawan Laka

Pertigaan Mayor Oking
Sejumlah pengendara motor melawan arus di Pertigaan Jalan Mayor Oking menuju Jalan Baru, Citeureup, Kabupaten Bogor. Warga menyebut lokasi tersebut masih rawan kecelakaan meski sudah diberlakukan sistem satu arah. Foto : Amelia Azizah/timetoday.id

TIMETODAY.ID, BOGORPertigaan Mayor Oking menuju Jalan Baru, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih menjadi titik rawan pelanggaran lalu lintas meski sudah diberlakukan sistem satu arah.

Sejumlah pengendara, terutama sepeda motor, kerap nekat melawan arus di jalur tersebut. Kondisi itu sering memicu kecelakaan lalu lintas, terutama pada malam hari.

Sartapa (75), warga Citeureup, mengungkapkan kecelakaan akibat motor yang melawan arah sudah sering terjadi.

Advertisement
Baca Juga :  Bupati Bogor Pastikan Wisata ke Puncak Aman dan Nyaman bagi Pengunjung

“Ya banyak motor itu. Kalau mobil jarang, yang sering lawan arah motor. Kemarin juga belum lama ada yang tabrakan, sering kecelakaan. Kebanyakan malam karena lawan arah, jarang ada yang selamat di pertigaan itu,” ujarnya, Sabtu (20/9/2025).

Meski sesekali ada petugas berjaga, warga menilai pengawasan masih belum maksimal.
“Ada kadang-kadang kalau macet suka ada petugas. Kalau lancar mah nggak ada,” ucapnya.

Baca Juga :  Kembali Tersandung Kasus Narkoba, Fariz RM: "Tekanan Popularitas Jadi Beban"

Menurut warga, sepeda motor menjadi pelanggar terbanyak dibandingkan kendaraan lain. Sartapa menyebut masalah utamanya bukan hanya pengawasan, melainkan rendahnya kesadaran pengendara.

“Ini sebenarnya sudah pas aturannya. Pemerintah juga sudah berupaya, pengawasannya lumayan bagus. Tapi masyarakatnya masih kurang kesadaran,” tuntasnya.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel