Pakar Pendidikan Nilai Positif Tren Gasing Penghapus Anak SD untuk Tumbuh Kembang

gasing penghapus
gasing penghapus pensil. Foto : radarsampit.com

TIMETODAY.ID, BOGOR – Belakangan ini, sebuah tren baru tengah mencuri perhatian di kalangan anak-anak sekolah dasar (SD). Mereka berkreasi membuat gasing penghapus pensil, kemudian memutarnya dan menggunakannya sebagai ajang adu keterampilan antar teman.

Tren ini bukan hanya sekadar permainan, tetapi juga menjadi cara anak-anak mengekspresikan kreativitas mereka dengan memanfaatkan benda-benda sederhana yang ada di sekitar.

Fenomena gasing penghapus ini kian populer setelah banyak video yang menampilkan permainan tersebut diunggah di media sosial, terutama TikTok.

Advertisement

Di platform itu, anak-anak membagikan cara membuat gasing dari penghapus, trik memutarnya agar lebih stabil, hingga kompetisi informal antar teman.

Banyak warganet yang terkesima dengan ide sederhana namun kreatif ini, sehingga video-video tersebut dengan cepat viral.

Meski terlihat sederhana, permainan ini dinilai memiliki banyak manfaat. Selain mengasah kreativitas, gasing penghapus juga bisa melatih keterampilan motorik halus anak, kesabaran, dan ketelitian.

Aktivitas ini menjadi alternatif hiburan yang murah dan ramah lingkungan, berbeda dengan mainan modern yang seringkali mahal dan membutuhkan daya listrik atau baterai.

Baca Juga :  Kunjungan Wisatawan Tak Terganggu, Thailand Siapkan Aturan Bebas Visa Baru

Beberapa orang tua mengaku senang melihat anak-anaknya bermain dengan cara yang lebih tradisional dan interaktif, karena permainan ini mampu mengurangi ketergantungan pada gadget.

Namun, tidak semua pihak memandang tren ini tanpa risiko. Penggunaan benda kecil seperti penghapus berpotensi menimbulkan bahaya tersedak atau cedera jika tidak diawasi dengan baik. Karena itu, pengawasan orang tua tetap menjadi faktor penting agar permainan tetap aman dan menyenangkan.

Pengamat pendidikan, Heru B. Setyawan, menilai tren gasing penghapus ini membawa sisi positif bagi tumbuh kembang anak.

“Ini sangat bagus karena bisa menghidupkan mainan dan olahraga tradisional asli Indonesia,” ujar Heru saat dikonfirmasi, Selasa (16/09/2025).

Ia menambahkan, kreativitas anak dalam membuat gasing dari penghapus menunjukkan bagaimana mereka mampu menghadapi keterbatasan dan menemukan kesenangan tanpa perlu barang mewah.

Heru juga menekankan bahwa permainan ini memiliki nilai edukatif. “Permainan atau games yang bagus adalah yang melibatkan motorik, kreativitas, dan bisa mengurangi penggunaan HP,” ungkapnya.

Baca Juga :  SEKOLAH BISA MEMODIFIKASI KURIKULUM

Menurutnya, gasing penghapus menjadi contoh nyata bagaimana anak-anak bisa belajar sambil bermain, mengasah kemampuan fisik sekaligus mental, dan tetap terhubung dengan teman sebaya melalui interaksi sosial yang positif.

Tren ini juga menjadi pengingat bahwa hiburan tidak selalu harus mahal atau digital. Di tengah dominasi mainan elektronik dan gadget, gasing penghapus menawarkan alternatif yang hemat biaya, ramah lingkungan, dan mendekatkan anak pada permainan tradisional.

“Tren gasing penghapus ini merupakan games yang kurah tanpa listrik, pulsa, ataupun HP,” pungkas Heru.

Orang tua diimbau untuk tetap mendampingi anak-anak saat bermain, memastikan mereka memahami cara bermain yang aman, dan mengubah setiap sesi permainan menjadi momen belajar yang menyenangkan.

Dengan begitu, kreativitas dan kesenangan anak dapat tumbuh seimbang, sekaligus mengurangi risiko cedera yang mungkin timbul. Tren gasing penghapus ini membuktikan bahwa dari benda sederhana pun, anak-anak bisa menciptakan keseruan yang besar.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel