
TIMETODAY.ID, BOGOR — Pagi di perbatasan Waringin Jaya dan Karadenan, Kabupaten Bogor, dikejutkan kabar duka. Seorang bocah berusia lima tahun, berinisial V, ditemukan tak bernyawa setelah hanyut terbawa arus deras Kali Ciliwung.
Tubuh kecilnya terjepit batu di tengah aliran sungai, Selasa (26/8/2025) sekitar pukul 07.30 WIB.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menjelaskan kronologi peristiwa ini. Menurutnya, musibah bermula ketika korban yang tinggal di Desa Pasir Jambu, mandi di kucuran air plafon dekat rumah tetangganya pada Senin sore.
“Menurut informasi, korban sedang mandi di kucuran air plapon dekat rumah bapak Syarif kemarin pada pukul 17.30 WIB,” ujar Adam saat dikonfirmasi.
Tetangga korban, Syarif, sempat melihat bocah itu. Ia bergegas menghampiri, namun hanya mendapati sang anak sudah tak terlihat lagi.
“Saksi dari situ sudah tidak mengetahui lagi, korban yang diperkirakan hilang/hanyut di kali Cibalogo,” jelas Adam.
Keesokan paginya, jasad V ditemukan pertama kali oleh warga setempat bernama Subakti. Niat awalnya hanya ingin buang air di tepi sungai, namun pandangannya tertuju pada sosok kecil yang terhimpit batu di tengah arus.
Kapolsek Bojonggede, AKP Abdullah Safi’ih, membenarkan peristiwa memilukan itu.
“Sekira pukul 07.00 WIB dia (Subakti) mau buang air ke kali Ciliwung, kemudian melihat ada mayat kondisinya berada di tengah kali Ciliwung tersangkut batu,” terang Safi’ih.
Subakti kemudian melapor kepada ketua RT, hingga proses evakuasi dilakukan warga bersama aparat.
“Lalu dia memberi tahu ketua RT, untuk segera lakukan evakuasi korban dengan cara diangkat ke pinggir sungai,” sambungnya.
Kini, jenazah bocah malang itu sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan. Duka mendalam menyelimuti warga Desa Pasir Jambu yang kehilangan salah satu putra kecilnya akibat derasnya arus Ciliwung.***
Editor : Syafira
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



































