TIMETODAY.ID, BOGOR – Suara sorak dan tepuk tangan menggema di Stadion Mini Hambalang, tepat di belakang Kantor Desa RW 3, pada Minggu (24/8/2025). Turnamen sepak bola antar kampung (tarkam) dalam rangka Kades Cup Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, sukses digelar dengan semangat kebersamaan dan sportifitas tinggi.
Ketua BFC Hambalang, Wawan, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran turnamen yang menjadi agenda rutin desa tersebut.
“Alhamdulilah kegiatan kemaren tournament kades cup kecamatan Citeureup kabupaten Bogor berjalan dengan lancar dan sukses tanpa exses,” ungkap Wawan kepada wartawan, Senin (25/8/2025).
Berbeda dengan beberapa turnamen tarkam di daerah lain yang sempat ricuh, pelaksanaan Kades Cup di Hambalang berlangsung kondusif.
“Hambalang engga ada, setiap tahun kita aman alhamdulillah kades cup tahun ini udah session yang ke-4 dan semua berjalan lancar sesuai dengan harapan. Tidak ada namanya pertumpahan darah sportif,” tegas Wawan.
Turnamen kali ini diikuti 16 tim dari delapan kampung atau RW di Desa Hambalang. Setiap RW mengirimkan dua tim, kecuali RW 2 yang hanya mengirimkan satu tim, sementara RW 5 mengirim tiga tim.
“Diikuti semuanya 16 tim dari 8 kampung atau 8 RW gitu, masing-masing RW mengirimkan dua cuman ada satu yang mengirimkan satu tim yaitu RW 2 tapi dari RW 5 ada tiga tim jadi total semuanya ada 16 tim,” jelas Wawan.
Pertandingan berlangsung sepanjang hari. Babak semifinal dimulai pukul 08.00 hingga sekitar pukul 10.00 WIB, sementara babak final digelar pukul 15.30 hingga selesai.
Wawan berharap turnamen ini terus berlanjut dengan dukungan lebih besar dari pemerintah desa.
“Ya ini agenda rutin ini udah session yang ke-4 harapan saya ke depan semoga tambah maju, tambah sukses, tambah meriah dan harapan yang paling utama tambah anggaran. Karena saat ini anggarannya sangat terbatas dari Dana desa,” ujarnya.
Bagi warga Hambalang, Kades Cup bukan sekadar ajang olahraga. Turnamen ini menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi antarwarga dan menumbuhkan semangat kebersamaan yang sudah menjadi tradisi di desa itu.***
Editor : Syafira
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































