
TIMETODAY.ID — Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali menunjukkan aktivitasnya. Gunung yang terletak di perbatasan Kabupaten Agam dan Tanah Datar ini dilaporkan meletus pada Selasa (15/7/2025) sekitar pukul 10.23 WIB.
Menariknya, meski tidak terlihat kolom abu membumbung di langit, letusan Gunung Marapi tetap terekam jelas oleh alat seismograf. “Meski kolom abu tidak terlihat, aktivitas erupsi gunung Marapi terekam seismogram dengan amplitudo maksimum 15,6 mm selama sekitar 34 detik,” demikian laporan dari petugas Pos Pengamatan Gunung Api Marapi, dikutip Selasa (15/7/2025).
Hingga saat ini, Badan Geologi menetapkan status Gunung Marapi di Level II atau Waspada. Artinya, penduduk yang tinggal di sekitar lereng gunung, pendaki, dan wisatawan diimbau untuk tidak mendekati kawah aktif dalam radius 3 kilometer.
Potensi bahaya lain juga perlu diantisipasi, terutama datangnya lahar dingin jika hujan deras mengguyur lereng Marapi. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta masyarakat sekitar selalu siaga dan menyiapkan masker bila sewaktu-waktu terjadi hujan abu.
Pemerintah daerah pun diminta terus menjalin komunikasi intensif dengan Pos Pengamatan Gunung Api Marapi. Pemantauan berkala dinilai penting untuk mengantisipasi jika aktivitas vulkanik mengalami peningkatan mendadak.
Di sisi lain, PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menyebarkan informasi. Masyarakat diminta tidak terpancing kabar yang belum diverifikasi atau berita bohong terkait erupsi Marapi, agar situasi tetap kondusif dan warga tidak panik.
Dengan status Waspada yang masih berlaku, Gunung Marapi kembali mengingatkan kita bahwa keindahan alam Sumatera Barat juga menyimpan potensi bahaya yang harus dihadapi dengan waspada dan tanggap.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel




































