TIMETODAY.ID, BOGOR – Pemerintah resmi meluncurkan program Sekolah Rakyat melalui uji coba nasional yang digelar di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (14/7/2025).
Salah satu yang menarik perhatian dalam peluncuran tersebut adalah pemberian delapan jenis seragam gratis kepada seluruh siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan, seragam tersebut bukan sekadar pakaian, tetapi menjadi bagian dari filosofi Sekolah Rakyat yang mengedepankan kesetaraan sosial.
“Seragam sekolah, ada jas almamater, seragam sekolah harian, seragam pramuka, batik, baju olahraga, jas laboratorium, dan piyama. Semuanya ada delapan set, tapi belum semua dibagikan hari ini, InsyaAllah masih berproses,” kata Gus Ipul.
Gus Ipul menambahkan, desain dan warna seragam Sekolah Rakyat memiliki makna khusus, seperti kombinasi warna merah-putih, hitam-kuning, serta seragam dinas harian (PDH) berwarna hijau kekuningan yang mengingatkan pada masa perjuangan.
“Sekolah Rakyat mengedepankan kesetaraan kesempatan, bukan kesenjangan sosial. Sekolah Rakyat menumbuhkan solidaritas, bukan kompetisi yang timpang,” ujar Gus Ipul.
Dalam acara pembukaan, delapan dari 100 siswa Sekolah Rakyat tingkat SMP turut memeragakan seragam mereka di atas panggung. Aksi tersebut menjadi simbol bahwa anak-anak dari latar belakang sulit kini memiliki panggung untuk tampil percaya diri.
Program Sekolah Rakyat dirancang sebagai lembaga pendidikan berasrama dengan fasilitas seragam, makan, dan perlengkapan belajar yang seluruhnya disediakan oleh negara, sebagai upaya memutus mata rantai kemiskinan antar generasi.
Editor: B. Supriyadi





































