TIMETODAY.ID — Di ujung timur Pulau Madura, tersembunyi sebuah kekayaan hayati yang tak banyak diketahui orang. Tepatnya di Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, hidup seekor kucing dengan penampilan anggun dan aura misterius—Kucing Busok. Berbulu abu-abu kebiruan dan bermata hijau tajam, kucing ini bukan sekadar hewan peliharaan, tapi bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat setempat.
Bagi warga Pulau Raas, Kucing Busok lebih dari sekadar makhluk berbulu lucu. Ia diyakini memiliki kekuatan mistis. Tak semua orang bisa memeliharanya. Hanya mereka yang dianggap memiliki kedudukan tertentu—seperti tokoh adat atau pejabat lokal—yang boleh merawatnya. Keyakinan inilah yang membuat populasi Kucing Busok dijaga ketat dan peredarannya di luar pulau sangat terbatas.
Secara fisik, Kucing Busok memang berbeda. Wajahnya berbentuk kotak di bagian atas dan meruncing di bagian bawah, menciptakan kesan tegas namun memikat. Bulu tebal berwarna abu kebiruan yang menyelimuti tubuhnya tampak mencolok, apalagi jika dipadukan dengan sorot matanya yang tajam. Ekornya pendek dan tegak, memperkuat karakteristik tubuh yang aktif dan protektif.
Sikapnya pun mencerminkan hewan teritorial. Ia aktif, waspada, dan dikenal sangat protektif terhadap area tempat tinggalnya. Tak heran, Kucing Busok sering dianggap sebagai penjaga rumah yang setia, sekaligus simbol keberanian dan kesetiaan.
Namun pesona Kucing Busok tak berhenti di Pulau Raas saja. Dunia pun mulai melirik. Pada ajang International Cat Show 2022 di Sidoarjo, kucing ini berhasil mencuri perhatian. Tak tanggung-tanggung, World Cat Federation (WCF)—organisasi pencatatan ras kucing dunia yang bermarkas di Jerman—memberikan pengakuan resmi terhadap ras ini.
Bagi banyak pecinta kucing di Indonesia, pengakuan ini bukan hanya kemenangan bagi satu jenis kucing lokal, tapi juga pengingat bahwa di pelosok-pelosok negeri masih banyak kekayaan hayati yang menunggu untuk dikenal dunia.
Dari pulau kecil yang tenang, Kucing Busok kini melangkah ke panggung dunia. Ia membawa serta cerita, budaya, dan kebanggaan sebuah komunitas yang menjaganya sepenuh hati. Dan siapa sangka, dari sebuah pulau terpencil di Madura, lahir satu bintang baru di jagat pecinta kucing dunia.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































